Advertisement

Pembiayaan Pelayanan KB di Sleman Pakai Dana Alokasi Khusus

Hafit Yudi Suprobo
Sabtu, 23 Januari 2021 - 07:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Pembiayaan Pelayanan KB di Sleman Pakai Dana Alokasi Khusus Ilustrasi keluarga. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Dalam upaya mendukung pelaksanaan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) BKKBN, Pemkab Sleman meluncurkan uji coba pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) 2021 di Kantor Dinas P3AP2KB Sleman, Jumat (22/1/2021).

Kepala Dinas P3AP2KB Sleman, Mafilinda Nuraini menyampaikan bahwa peluncuran pelayanan KB MKJP menggunakan dana alokasi khusus (DAK) langsung dari Kabupaten atau Kota, merupakan mekanisme baru yang diuji cobakan dalam pembiayaan pelayanan KB.

"Sebelumnya, pembiayaan alat kontrasepsi ditangani oleh perwakilan BKKBN Provinsi dengan menggunakan dana dari pusat," ujar Mafilinda Nuraini, Jumat (22/1/2021).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Baca juga: Klithih Muncul Lagi! Tak Kenal Sasarannya, Geng Remaja Bacok Warga di Jalan Gambiran

Adanya mekanisme baru tersebut, lanjut Mafilinda, dinilai akan memperlakukan pembiayaan pelayanan KB khususnya di Kabupaten Sleman sehingga pelayanan KB dapat mencapai target ditetapkan.

Pencanangan dan Uji Coba mekanisme pembiayaan pelayanan KB ini dihadiri oleh Inspektur Utama BKKBN RI Ari Dwikora Tono, Ak, M.Ec. Dev. disertai Direktur Bina Kualitas Pelayanan KB, Direktur Bina Pelayanan KB Wilayah Khusus, dan Kepala Perwakilan BKKBN DIY yang juga telah meninjau pelayanan di Klinik Keluarga Sembada dan Bidan Praktek MS Wahyuni.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun menyampaikan apresiasinya terhadap peluncuran mekanisme baru pembiayaan pelayanan KB di Sleman.

Baca juga: Congkel Pintu, Warga Gunungkidul Bawa Kabur Ampli Musala di Kulonprogo

Menurutnya, adanya mekanisme baru tersebut juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi capaian target pelayanan KB di seluruh Kapanewon yang berada di wilayah Kabupaten Sleman.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Profil Howard Timotius Palar, Petinggi Indomaret yang Meninggal Tertabrak Truk

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement