SPMB 2026 Rampung, Seluruh Kuota SMA dan SMK Negeri Sleman Terisi
Seluruh rombel SMA dan SMK Negeri di Sleman terisi penuh setelah tahapan pemenuhan cadangan SPMB 2026 selesai.
Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik./Ist-FOTO ANTARA
Harianjogja.com, BANTUL--Pemakaman jenazah pasien Covid-19 tanpa peti dan kantong jenazah terjadi di Bantul.
Carik Kalurahan Trimurti, Srandakan, Bantul Heri Purwanto menceritakan kronologi pemakanan jenazah dengan protap Covid-19 tanpa peti mati tersebut. Peristiwa itu terjadi pada medio Januari 2021. Saat itu, Heri selaku asesmen dan sukarelawan hanya mendapat permintaan memakamkan jenazah dengan protap Covid-19.
"Saya selaku asesmen sudah konsultasi dengan pak Dukuhnya yang sudah konsultasi dengan pihak keluarga di rumah sakit. Tapi ternyata sampai di makam itu kondisinya semacam itu [tanpa peti tanpa kantong jenazah]," ujarnya pada Kamis (25/2/2021).
Heri dan tim pun kaget saat mendapati kondisi tersebut, jenazah hanya berbalut kain kafan dan ditutup plastik. Papan penutup jenazah atau glogor dan nisan pun juga tidak ada saat jenazah akan dimakamkan. "Itu kemarin juga teman-teman yang pakai APD pun sempat akan mundur, karena ya pripun, katanya itu protokol kesehatan dan dinyatakan poasitif tapi tidak di peti," jelasnya.
Akhirnya Heri dan rekan-rekan pun sepakat memakamkan jenazah apa adanya tanpa peti, glogor maupun nisan. Jenazah tetap dimakamkan sesuai syariat Islam dan diperlakukan dengan baik. "Tetap kita kubur secara Islami juga, tetap kita kiblatkan, tetap ada yang menerima di bawah, kita angkat sesuai prosedur kita. Tidak asal memakamkan, tetap kita rawat sesuai apa yang telah kita laksanakan kalau jenazah itu tidak terinfeksius Covid-19," ujarnya.
BACA JUGA: Aurel Terkena Covid-19, Atta Halilintar Urus Pernikahan Sendiri
Dari 12 kali memakamkan jenazah Covid-19, Heri baru mendapati jenazah tanpa peti pada satu waktu itu. Biasanya jenazah yang datang sudah dilengkapi dengan peti. Sehari berselang setelah pemakaman, Heri akhirnya mendapatkan laporan bahwa jenazah yang dikuburkan tersebut sudah dalam keadaan negatif.
Seorang modin atau kaum rois salah satu padukuhan yang tidak disebutkan namanya menceritakan awal mulanya almarhum telah dinyatakan sembuh pada hari kesepuluh perawatan. Selanjutnya, almarhum mendapat dua hari tambahan isolasi dan di dan saat itulah kondisinya memburuk hingga meningal dunia.
Modin tersebut juga mengatakan bahwa jenazah tidak diangkut dalam peti. Selain itu grogol dan nisan juga tidak disediakan. Padahal sebelumnya, saat ada pemakaman serupa di padukuhannya, ambulans yang datang lengkap dengan peti, grogol, dan nisan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seluruh rombel SMA dan SMK Negeri di Sleman terisi penuh setelah tahapan pemenuhan cadangan SPMB 2026 selesai.
Target PAD retribusi parkir Kulonprogo naik menjadi Rp1,187 miliar pada 2026. Dishub optimistis tercapai dengan sistem kontrak pengelolaan parkir.
Progres Tol Trihanggo–Junction Sleman telah mencapai 87 persen. Ramp On dan Ramp Off ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Pergerakan wisatawan Kota Jogja mencapai 51.436 orang per hari pada 2026. Malioboro masih menjadi destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi.
Menguap yang menular ternyata berkaitan dengan mekanisme otak. Simak fungsi menguap dan kapan perlu diwaspadai.
Motor listrik nasional dinilai berpotensi mendorong reindustrialisasi Indonesia jika dibangun dengan komponen lokal dan rantai pasok domestik.