Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi siswa sekolah/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN--Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMK N 1 Depok, Sri Sundari, menjelaskan SMK N 1 Depok telah menyiapkan segala keperluan untuk pembelajaran tatap muka terbatas.
"Dari segi manajemen kami sudah bentuk tim Satgas Covid-19. Sarana dan prasarana sudah disiapkan juga dari termogun, tempat cuci tangan, disinfektan untuk sebelum dan sesudah pembelajaran disemprotkan," katanya, Senin (1/3/2021).
Teknis pembelajaran tatap muka dibagi menjadi tiga jadwal yang masing-masing hanya selama tiga jam untuk 50% siswa, yakni pukul 7.00 WIB-10.00 WIB, 8.00 WIB-11.00 WIB, 9.00 WIB-12.00 WIB.
BACA JUGA : 10 Sekolah di DIY Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka
"Jadi tidak pernah ketemu antara kelas X XI dan XII. Itu pun per ruangan kami batasi hanya 50 persen maksimal. 50 persen tetep ada di rumah. Nanti gantian. Mungkin minggu depanya," katanya.
Sepekan sebelum mulai tatap muka sekolah juga akan lakukan skrining kesehatan berupa google form pada setiap siswa.Untuk mengawasi pergerakan siswa, ia juga membentuk Pos Pembelajaran Tatap Muka, yang mengatur siswa mulai dari rumah sampai pulang rumah lagi.
"Misal kalau tidak satu rumah tidak boleh berboncengan. Kalau ada anak yang belum bisa ke sekolah karena transportasi, tidak perlu berangkat, tetap pakai pembelajaran jarak jauh," katanya.
Karena maksimal hanya sampai pukul 12.00 WIB, siswa tidak diperbolehkan beribadah di sekolah. Selain itu makan dan minun di sekolah jiga tidak diperbolehkan, dengan tidak membuka operasional kantin.
Pergerakan siswa selama di sekolah juga selalu dipantau dan disediakan jalur masuk dan keluar yang berbeda. Pengawasan juga dilakukan di parkiran untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan.
BACA JUGA : 10 Sekolah di Jogja Jadi Contoh Pembelajaran Tatap Muka
Untuk praktek, SMK N 1 Depok telah memulainya meski dengan sangat terbatas. "Kalu di jurusan Tata Busana siswa 36, satu sesi hanya enam anak, satu sampai dua jam dan tidak setiap hari," ungkapnya.
SMK N 1 Depok memiliki setidaknya 948 siswa. Meski persiapan pembelajaran tatap muka telah disiapkan, untuk memulainya ia tetap menunggu instruksi dari pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.