Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Bupati Sleman Kustini. /Harian Jogja-Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, SLEMAN--Refokusing anggaran untuk penanganan covid-19 kembali dilakukan di setiap daerah, termasuk Sleman. Meski berkurang, Pemkab Sleman memastikan refokusing anggaran tidak mengganggu program pioritas.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menjelaskan refokusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 telah disepakati sebesar 20%. “Semua program yang tidak prioritas kami kurangi semua,” ujarnya, Selasa (2/3/2021).
BACA JUGA : Refocusing Anggaran: Dua Proyek Ini Tetap Dipertahankan
Saat ini, ia belum mendapat laporan detail kegiatan apa saja yang dikurangi. Meski demikian ia memastikan kegiatan prioritas tetap akan dilaksanakan. “Yang memang program pioritas tetap dijalankan. Antar Dinas bisa mengetahui yang tidak perlu,” ujarnya.
Senada dengan Kustini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Sleman, Taufiq Wahyudi, menjelaskan meski ada refokusing sebesar 20%, tidak ada dampak signifikan untuk pekerjaan prioritas.
Ia mencontohkan pada refokusing 2020, salahs atu pekerjaan prioritas yakni pembangunan Gedung DPRD Sleman tetap berjalan. “Lalu pembangunan jembatan Puren yang kemaren dilaksanakan pas pas pandemi. Kalau yang jembatan Beji tertunda karena gagal lelang, waktu untuk lelang ulang sudah tidak mencukupi,” ujarnya.
BACA JUGA : Refocusing Anggaran, Belasan Proyek di Bantul Sementara
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Supriyanto, mengatakan refokusing dilakukan dengan pengurangan anggaran di setiap kegiatan. “hanya mengurangi saja, masing-masing kegiatan dikurangi sedikit-sedikit,” ungkapnya.
Meski ada pengurangan, ia memastikan upaya mitigasi dan penanggulangan bencana tetap berjalan dengan baik. “mau tidak mau tetap dikurangi. Tapi tidak terus berdampak. Mitigasi tetap berlajan karena hanya anggarannya yang dikurangi sedikit,” kata dia.
Kasie Perencanaan Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah Sleman, Ibnu Pujarta, mengatakan saat ini kegiatan yang direfokusing masih dalam pembahasan. “Sekarang masih progress. Besok siang kami rapatkan lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Keluarga penumpang Virgo Transport 8 masih menanti kabar setelah kapal kecelakaan di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang telah dievakuasi.
Stasiun Lidah Tanah yang dibangun pada 1902 melayani 6.047 penumpang hingga Agustus 2026, naik 20% dari rata-rata bulanan 2025.
Prabowo menegaskan BRICS punya peran strategis memperkuat suara Global South dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan dunia.
Asap kebakaran Gunung Bromo mulai terbatas dan api terkendali. Petugas gabungan tetap siaga karena masih ditemukan sisa bara.
Nglanggeran didorong menjadi model desa wisata nasional setelah meraih Best Tourism Village Award 2021 dari UN Tourism.