JDT Ukir Rekor Dunia, Tak Terkalahkan 109 Laga Liga sejak 2021
JDT mengawali Liga Super Malaysia 2026-2027 dengan kemenangan 3-0 dan mencatat rekor dunia 109 laga domestik tanpa kekalahan sejak 2021.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kapanewon Imogiri, Bantul telah menyiapkan sebanyak 14 rumah karantina untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di wilayahnya.
Hal ini dilakukan menyusul, tracing yang masih terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Bantul, terkait adanya klaster karyawan pabrik di Sriharjo, dan klaster mengantar pengantin di Selopamioro.
“Keempat belas rumah itu ada di antara Siluk I dan Nawungan. Itu rumah bantuan BPBD yang akan kami gunakan sebagai rumah karantina,” kata Panewu Imogiri, Sri Kayatun, Minggu (14/3/2021).
BACA JUGA : Muncul Klaster Pabrik di Bantul
Lebih lanjut, mantan Panewu Pandak ini mengungkapkan, untuk pembiayaan, pemerintah kapanewon akan dibantu empat kalurahan yang masuk wilayah kerja Puskesmas Imogiri II. Di mana, nantinya pembiayaan operasional di 14 rumah karantina akan menggunakan pendanaan dana bansos.
“Saat ini memang belum ditempati. Tapi, kami telah mempersiapkan semua. Ini sebagai antisipasi jika ada lonjakan jumlah pasien nantinya,” terang Sri Kayatun.
Sri memaparkan, hingga Minggu (14/3), sebanyak 8 pasien positif Covid-19 dari klaster mengantar penganten di Selopamioro dan 15 pasien positif Covid-19 dari klaster karyawan pabrik di Sriharjo, saat ini menjalani isolasi di selter milik Pemkab Bantul. Mereka harus menjalani isolasi di selter milik Pemkab Bantul karena pihak Pemerintah Kapanewon Imogiri tidak ingin mengambil risiko dengan meminta mereka melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
BACA JUGA : Perusahaan Telekomunikasi di Sleman yang Jadi Klaster
“Prinsipnya kami tidak ingin ada isolasi mandiri di rumah, karena ini sangat berbahaya,” papar Sri.
Pabrik Ditutup Lima Hari
Terpisah Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Setda Bantul Hermawan Setiaji mengaku telah melakukan langkah strategis terkait dengan adanya dua klaster di Imogiri.
Tidak hanya melakukan tracing, testing dan treatment, Pemkab Bantul juga telah menutup operasional dari pabrik yang memunculkan klaster tersebut.
“Kami tutup selama lima hari sejak Jumat (12/3). Setelah itu akan ada evaluasi. Sejauh ini tracing terus dilakukan untuk karyawan pabrik tersebut. Begitu juga dengan munculnya klaster yang di Selopamioro, tracing juga terus dilakukan,” terang Hermawan.
BACA JUGA : Menurun, Tinggal Satu Kapanewon di Bantul yang Zona
Kendati telah menyiapkan strategi, namun Hermawan mengaku sampai kini masih menunggu perkembangan tracing yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Sejauh ini, diakuinya semua pasien positif Covid-19 baik dari klaster karyawan pabrik dan mengantar penganten semuanya sudah menjalani karantina di selter milik Pemkab Bantul.
"Saat ini mereka ada di Selter Semaul dan Padmasuri. Dan tengah melakukan isolasi. Kami masih terus melakukan pemantauan kondisi mereka," ucap Hermawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JDT mengawali Liga Super Malaysia 2026-2027 dengan kemenangan 3-0 dan mencatat rekor dunia 109 laga domestik tanpa kekalahan sejak 2021.
BPS mencatat 59,6 persen pekerja Indonesia yang bekerja ke luar negeri dalam lima tahun terakhir berpendidikan SMA ke bawah.
HP modern umumnya aman dicas dengan charger laptop USB-C 65W atau 100W. Simak cara kerja USB-PD dan tips memilih charger yang aman.
Tradisi Maulid Nabi di Indonesia hadir dalam beragam bentuk, mulai dari Sekaten, Walimah, Baayun Maulid hingga Kirab Ampyang.
MotoGP Aragon 2026 digelar 28-30 Agustus. Jorge Martin pimpin klasemen dengan 240 poin, Marc Marquez incar puncak. Cek jadwal lengkapnya di sini.
Singapura pemerintahan terbaik ASEAN 2026 dengan skor 77,4. Indonesia peringkat 3 dengan skor 54,9. Simak daftar lengkap 9 negara ASEAN.