Manfaatkan Jeda Internasional, PSS Sleman Asah Tendangan Bebas
PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional dengan mengasah tendangan bebas untuk memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Bantul belum berencana mawajibkan mahasiswa luar DIY yang datang ke kabupaten ini untuk memiliki bukti sudah disuntik vaksin. Bantul masih mewajibkan mahasiswa yang datang untuk mengantongi surat keterangan negatif Covid-19 melalui rapid test antigen maupun PCR.
“Mahasiswa yang datang harus membawa bukti dia negatif Covid-19. Kalau vaksin saya kira belum,” ujar Sekretaris Daerah Bantul Helmi Jamharis, Jumat (26/3).
BACA JUGA: Pemkot Pastikan SD & SMP di Jogja Mulai Pembelajaran Tatap Muka Juli
"Karena vaksinasi belum rata. Kalau misalnya mahasiswa yang datang ke Bantul harus betul-betul wajib divaksinasi, saya kira enggak akan ada yang datang ke Bantil karena segmen penerima vaksin belum merata," kata dia.
Pemkab Bantul sampai hari ini terus berkoordinasi dengan perguruan tinggi perihal berbagai kegiatan yang akan diselenggarakan.
Kebijakan serupa juga diambil Pemkot Jogja. Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan mahasiswa yang datang ke Jogja tidak wajib mengantongi bukti sudah disuntik vaksin.
BACA JUGA: Jogja Tak Wajibkan Mahasiswa Tunjukkan Bukti Divaksinasi
Sementara, Sleman menerapkan ketentuan berbeda. Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan mahasiswa yang datang ke kabupaten tersebutuntuk mengikuti kuliah tatap muka harus sudah divaksinasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional dengan mengasah tendangan bebas untuk memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
Empat warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Sebanyak 47 orang masuk risiko terpapar dan dipantau selama 60 hari.
Marc Marquez menjadi yang tercepat di FP1 MotoGP Jepang 2026, mengungguli Jorge Martin dan Marco Bezzecchi di Sirkuit Motegi.
Sweet Caroline milik Neil Diamond punya sejarah panjang di arena olahraga. Kini lagu ini ikut terdengar dalam perayaan suporter Timnas Indonesia.
Mario Aji finis P24 di FP1 Moto2 Jepang 2026 dengan waktu 1:48,996 detik. Manuel Gonzalez menjadi yang tercepat.
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.