Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi/Antara-Iggoy el Fitra
Harianjogja.com, JOGJA—Jogja akan memulai pembelajaran tatap muka tingkat SD dan SMP pada Juli 2021. Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan tidak ada ketentuan wajib vaksin pada peserta didik SD dan SMP sebelum pembelajaran tatap muka.
“Kami laksanakan sesuai ketentuan yang ada [prokes dan lainnya]. Yang divaksin gurunya. Murid SD dan SMP usianya masih di bawah 18 tahun,” kata Haryadi di Restoran Six Senses, Jogja, Jumat (26/3/2021).
BACA JUGA: Jogja Tak Wajibkan Mahasiswa Tunjukkan Bukti Divaksinasi
Namun, peserta didik harus mendapat izin dari orang tua. Saat ini rancangan pelaksanaan pembelajaran tatap muka masih dibahas. Sebelumnya, Wakil Walikota Jogja Heroe Purwadi mengatakan ada penyesuaian teknis pembelajaran tatap muka untuk SD dan SMP.
Hal ini menyusul adanya vaksinasi bagi tenaga pendidik. Sebelumnya, aturan dan teknis pembelajaran tatap muka telah ada sejak Desember 2020. Namun kala itu belum ada vaksinasi, khususnya untuk tenaga pendidik.
Beberapa aturan sebelumnya mengenai pembelajaran tatap muka adalah kapasitas kelas maksimal diisi 30%. Dalam sehari ada tiga gelombang kelas. Sehari hanya ada sekitar dua atau tiga jam pembelajaran. Tidak ada jam istirahat, siswa-siswi akan langsung pulang.
BACA JUGA: Catat! Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang
“Yang kami antisipasi saat orangtua menjemput dan mengantar siswa-siswi,” kata Heroe. “Kalau tidak ada perubahan kasus, tahun ajaran baru besok sudah bisa [mulai pembelajaran tatap muka].”
Saat ini, beberapa sekolah sudah melakukan pembelajaran tatap muka. Namun hal ini terbatas pada murid dan guru yang berada di satu wilayah saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.