56.000 Peserta BPJS Diaktifkan Lagi, Pemkab Gunungkidul Tambah Anggaran
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Ilustrasi kekerasan./Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jordan Setiaji,20, warga di Kapanewon Wonosari menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum Brimob, Senin (5/4/2021) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban pun melaporkan penganiayaan ini ke Polres Gunungkidul.
Peristiwa penganiayaan ini bermula saat Jordan bersama dengan empat rekannya bermain di pertigaan Kranon, Kalurahan Kepek, Wonosari. Pada saat asyik nongkrong, tiba-tiba ada dua sepeda motor yang melintas yang pengendaranya berteriak-teriak.
Selanjutnya, korban dan rekannya berusaha mengejar kedua pengendara dengan maksud bertanya penyebab berteriak di jalanan. Nahasnya, Jordan malah dipepet dan jadi korban pemukulan.
“Sebelum dipukul, saya sempat dipepet. Dia [pelaku] juga bilang, kepiye? opo ora trimo, aku brimob, bagaimana? Apa tidak terima, aku brimob,” kata Jordan sambil menirukan suara pelaku penganiayaan.
Usai pemukulan, pelaku langsung pergi. Sedangkan korban langsung melaporkan peristiwa penganiayaan ke orang tuannya. Tak terima kejadian ini, ayah korban langsung berinisiatif membuat laporan ke Polres Gunungkidul.
BACA JUGA: Pimpinan Parpol & Tokoh Agama Jogja Deklarasi Menangkal Paham Radikal di Kepatihan
Guna mendukung laporan ini, Jordan harus divisum di RSUD Wonosari. Hasil dari pemeriksaan, Jordan mengalami luka bekas cekikan di leher dan bagian kuping sampai berdarah. “Akibat peristiwa ini, saya juga mendapatkan tiga jahitan di bagian kuping,” ungkapnya.
Ayah korban, Setyo Budiarjo mengatakan, tidak terima anaknya dianiaya oleh oknum yang mengaku polisi. Pasca-kejadian langsung langsung membuat laporan ke Polres. Hanya saja, mulai pukul 00.00-04.00 WIB, tidak dimintai keterangan oleh polisi.
“Pelaku juga sempat berada di ruangan pengaduan. Tapi, dia hanya diam saja. Malahan kakaknya yang juga polisi berinisiatif untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” katanya.
Ia berharap kasus ini bisa diselesaikan hingga tuntas. Hal itu dilakukan agar tidak terulang kejadian yang sama di masyarakat. “Biar ada efek jera juga,” katanya.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiyawan saat dikonfirmasi kemarin mengaku belum mendapatkan laporan terkait dengan kasus penganiayaan ini. “Saya akan cek dulu laporannya,” kata Agus melalui sambungan telepon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.
Jadwal layanan SIM Kulonprogo Sabtu 26 September 2026 di MPP dan SIMENOR. Cek lokasi, jam pelayanan, syarat, dan jenis SIM yang dilayani.
Jadwal SIM Sleman Sabtu 26 September 2026 tersedia di MPP Sleman dan SIM Keliling Malam. Cek lokasi, jam, dan syarat lengkapnya.
Jadwal layanan SIM Jogja Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.