Tragis! Bocah SD di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Menyelamatkan Temannya
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Polresta Jogja menyebut angka kriminalitas cenderung meningkat di masa pandemi Covid-19. Kenaikan mencapai 5%, didominasi penipuan.
Kapolresta Jogja Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan sampai dengan Maret lalu, kepolisian menerima ratusan laporan dugaan tindak pidana kriminal.
BACA JUGA: Terlilit Utang, Pegawai KPK Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg
"Pada Februari ada 58 kasus dan 52 kasus selesai. Sementara pada Maret ada 63 kasus yang masuk dengan 44 kasus selesai. Penipuan jadi kasus paling banyak," kata Kapolresta, Kamis (8/4/2021).
Dia mengatakan, maraknya kasus penipuan di masa pandemi ini disinyalir akibat kondisi perekonomian masyarakat yang belum sepenuhnya normal.
Sementara, kasus kejahatan jalanan atau yang biasa disebut klihtih diklaim berkurang. Namun, Purwadi belum memaparkan secara rinci jumlah penurunan tingkat kriminal kejahatan jalanan itu.
BACA JUGA: Enam Jam, Merapi Keluarkan 5 Kali Guguran Lava Pijar
Kasatreskrim Polresta Jogja Kompol Riko Sanjaya meminta masyarakat berhati-hati dan waspada saat melewati jalan yang cenderung sepi di malam hari guna mencegah tindak kejahatan jalanan. Selain itu, pemilik kendaraan bermotor juga diminta untuk awas dan memberi kunci ganda saat meninggalkan kendaraan miliknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.