Puluhan Obat Bahan Alam Tercemar BKO BPOM Ungkap Risiko Serius
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Ilustrasi racin/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Polres Bantul memastikan segera merilis pelaku pengirim takjil beracun yang telah merenggut nyawa Naba Faiz Prasetya, 9, warga Salakan II, Bangunharjo, Sewon, Bantul. Rencananya, Polres akan merilis siapa pelaku di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021).
“Rencana sekitar jam 09.00 atau 10.00 WIB,” kata Kasat Rekrim Polres Bantul AKP Ngadi, Minggu (2/5/2021).
Ngadi sendiri enggan menjelaskan lebih lanjut terkait detail apa yang akan dirilis. Selain itu, saat disinggung terkait dengan kabar keterkaitan anggota Polresta Jogja, Tomi yang diduga menjadi sasaran takjil beracun tersebut.
“Soal itu [Tomi] saya belum bisa konfirmasi,” kata Ngadi.
BACA JUGA: Ini 2 Titik Penyekatan Wilayah di Kota Jogja
Sebagaimana diketahui, Naba Faiz Prasetya, 9, meninggal dunia setelah menyantap sate yang dibawa oleh Bandiman, 47, ayahnya, Minggu (25/4/2021). Saat itu Bandiman, yang merupakan seorang driver ojek online mendapatkan order dari seorang perempuan secara offline di Jalan Gayam, Umbulharjo, Jogja.
Perempuan misterius tersebut meminta Bandiman mengirimkan makanan takjil berupa lontong sate ayam dan snack ke rumah Tomi yang berada di Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Saat sampai di lokasi, Tomi sedang berada di luar kota. Tomi juga tidak mengenal pengirim dan merasa tidak memesan makanan. Begitu juga dengan istri Tomi yang akhirnya memberikan makanan tersebut kepada Bandiman.
Bandiman akhirnya membawa makanan tersebut ke rumahnya dan menyantapnya bersama keluarganya. Namun, nasib berkata lain, anak kedua Bandiman, Naba yang menyantap sate beracun tersebut kemudian meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.