Googlebook Resmi Meluncur, Era Chromebook Mulai Bergeser
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Nani Aprilliani Nurjaman, pengirim sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya, 9, saat dihadirkan di hadapan awak media di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Polisi menanggapi beredarnya foto Nani Aprilliani Nurjaman, 25, tersangka sate beracun yang berpakaian seksi di dalam sel tahanan di Polsek Bantul.
Nani sudah menjadi tersangka tewasnya Naba Faiz Prasetya, 9, warga Salakan II, Bangunharjo, Sewon. Polisi mengakui foto Nani mengenakan terusnya berwarna kuning dan mengenakan masker. Foto itu diambil di sel tahanan Polsek Bantul pada Sabtu (1/5/2021) atau beberapa jam seusai Nani ditangkap.
BACA JUGA: Tragedi Cinta & Sate Beracun: Nani & Tomy Ternyata Sudah Menikah Siri
"Benar. Itu anggota [Polsek Bentul] mengambil fotonya pada Sabtu," kata Kapolsek Bantul Kompol B. Ayom saat ditemui di Mapolres Bantul, Selasa (4/5/2021).
Menurut Ayom, tujuan awal dari anggotanya memfoto Nani adalah untuk mengabarkan kepada keluarga Nani mengenai pakaian yang dikenakan Nani. Harapannya, agar keluarga dari Nani datang ke mapolsek dan membawakan pakaian yang pantas.
"Terus anggota itu menanyakan siapa keluarga yang bisa dihubungi agar diganti pakaiannya. Setelah mendapatkan nomor keluarga, foto itu dikirimkan ke keluarga, tapi tidak ada respons dari keluarga," ujar dia.
Seusai mengirimkan foto, papar Ayom, anggotanya tersebut kemudian tak bertugas. Istrinya lantas bertanya tentang Nani dan seperti apa dia. Anggota Polsek Bantul tersebut kemudian menjawab memiliki foto Nani. Lantaran penasaran, istri anggota tersebut meminta polisi itu mengirimkan foto ke nomor Whatsapp sang istri. Oleh anggota, permintaan istrinya kemudian dikabulkan.
Selanjutnya, istri anggota itu menjadikan foto Nani sebagai status di Whatsapp. Kemudian lalu banyak rekan istrinya yang mengunduh foto tersebut.
"Jadi tidak ada tujuan lain. Hanya buat status," papar Ayom.
BACA JUGA: Sate Beracun: Buru Pria yang Sarankan Nani Racuni Tomy, Polisi Juga Akan Periksa Tomy
Ayom mengungkapkan seusai mengetahui foto tersebut tersebar, dia kemudian memanggil dan menegur anak buahnya tersebut agar kejadian serupa tidak terjadi.
"Sudah kami tegur. Tapi itu tidak sengaja," ucap Ayom.
Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi menyayangkan beredarnya foto tersebut. Saat ini, dirinya tengah berkoordinasi dengan Polsek Bantul sebagai tempat penitipan tahanan wanita.
“Jadi kami koordinasikan dulu. Ini baru konfirmasikan kebenarannya,” ucap Ngadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.