Gunungkidul Krisis Air Saat Kemarau, Sungai Bawah Tanah Jadi Solusi
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Ilustrasi pemeriksaan terhadap kendaraan luar DIY di pintu masuk di Kapanewon Patuk./Ist-dok Dishub Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 25 kendaraan luar DIY dihentikan dalam pos penyekatan Hargodumilah di Kapanewon Patuk, Gunungkidul. Meski demikian, tidak ada pengendara yang disuruh putar balik karena penumpang merupakan warga DIY.
Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) Patuk Ipda Paryadi mengatakan hingga Kamis (6/5/2021) siang ada 25 kendaraan yang diperiksa karena berpelat luar DIY. Pemeriksaan tidak hanya menyangkut kelengkapan surat, namun juga identitas pengedara.
BACA JUGA: Ketahuan! Polisi Periksa Bak Truk, Ternyata Pemudik Sembunyi di Antara Tumpukan Sayur
Meski kendaraan yang digunakan berasal dari luar daerah, penumpangnya merupakan warga di wilayah DIY. Oleh karenanya, seluruh kendaraan yang diperiksa diperbolehkan masuk ke Gunungkidul.
“Belum ada kendaraan yang diminta putar balik karena pengendara beserta penumpang merupakan warga dari wilayah DIY,” katanya.
Paryadi mengungkapkan penyekatan sempat dilakukan pada tengah malam. Polisi mendapati sebuah bus anta kota antarprovinsi (AKAP) yang melintas. Namun demikian, pada saat diperiksa tidak ada penumpang di dalamnya. “Kami akan terus lakukan pemeriksaan dan dilakukan secara acak selama 24 jam,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Jadwal KSPN Jogja 2 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 2 September 2026 tersedia dalam 12 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
BGN menetapkan dua sesi jam kerja wajib kepala SPPG MBG, yakni pukul 17.00-19.00 WIB dan 02.00-08.00 WIB.
Pemkab Bantul merotasi tujuh pejabat PTP. Sejumlah jabatan strategis diisi pejabat baru setelah melalui uji kompetensi dan persetujuan BKN.