Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Ilustrasi racin/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL- Kepolisian Resort (Polres) Bantul menyatakan jika kabar satai beracun yang dikirim oleh Nani Aprilliani Nurjaman, 25, ditujukan untuk istri Tomi, salah satu penyidik di Polresta Jogja tidak benar.
"Itu ngawur [kabar sate ditujukan untuk istri Tomi]. Baru kemungkinan. Kemungkinan itu pun harus kami dalami," kata Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi S, Kamis (6/5/2021) sore.
Selain memastikan baru sebatas kemungkinan, Wachyu juga menegaskan jika sampai saat ini kasus ini masih ditangani oleh jajarannya. Dan, belum diambil alih oleh Polda DIY.
"Masih kami tangani. Saat ini proses masih berjalan," terang Kapolres.
BACA JUGA: Kasus Sate Beracun: Aiptu Tomy Mengaku Hanya Pelanggan Salon Na, Polisi Dalami Soal Nikah Siri
Sebagaimana diketahui Polres Bantul menangkap, Nani Aprilliani Nurjaman, 25, Jumat (30/4/2021) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Sebelumnya polisi menduga ada kemungkinan sate beracun yang menewaskan seorang anak di Sewon, Bantul itu ditujukan untuk istri Tomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.