Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ilustrasi. /Antara-Paramayuda
Harianjogja.com, JOGJA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengingatkan warganya untuk tidak laksanakan takbir keliling jelang lebaran tahun 2021 ini. Menurut Ketua Satpol PP Kota Jogja, Agus Winarto, Pemkot Jogja melarang adanya takbir keliling. Hal ini sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.
Untuk implementasi aturan ini, Satpol PP berkoordinasi dengan kelurahan dan kemantren untuk mencegah warganya lakukan takbir keliling.
“Itu kami baru minta koordinasi dengan wilayah,” kata Agus saat dihubungi secara daring, Selasa (11/5/2021).
“Nanti diantisipasi, [karena] yang paling tahu wilayah, itu dicegah dulu [dari wilayah], jangan sampai terjadi [takbir keliling]," tambahnya.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengimbau warganya untuk takbiran di dalam masjid masing-masing, sesuai wilayah terdekat. "Takbir dilakukan di masjid-masjid dengan hanya maksimal 50 persen kapasitas, dan tidak melibatkan anak-anak. Jalankan dengan protokol kesehatan maksimal," kata Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia dengan mesin V8 twin-turbo dan teknologi elektrifikasi yang menghasilkan tenaga hingga 920 PS.
KAI Daop 6 Jogja menegaskan pelaku pelecehan seksual dapat masuk blacklist dan dilarang menggunakan kereta api hingga 20 tahun.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Ditjen) Imigrasi DIY memperkuat edukasi kepada masyarakat untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang
MR alias Bos Gendut, buronan kasus 98 kg sabu, ditangkap BNN di salon kecantikan Mangga Besar. Aset Rp39,5 miliar turut disita.
UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center merupakan pusat inovasi AI yang dibangun oleh Indosat Ooredoo Hutchison bersama NVIDIA dengan UGM sebagai mitra akademik