Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Upacara pelepasan siswa kelas IX SMP Stella Duce 1 Jogja secara simbolis di aula sekolah, Jumat (4/6). Acara ini dipimpin Kepala SMP Stella Duce 1 Joko Sunarno. (Harian Jogja/Ujang Hasanudin)
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 182 siswa kelas IX SMP Stella Duce 1 Jogja Tahun Ajaran 2020/2021 dinyatakan lulus 100%. Upacara pelepasan ratusan siswa SMP kelas IX tersebut digelar Jumat (4/6), dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat sebagai bagian dari upaya menekan penularan Covid-19.
Hanya ada enam siswa perwakilan dari enam kelas yang secara simbolis mengikuti prosesi langsung yang digelar di Aula SMP Stella Duce I Jogja dan 16 siswa yang berprestasi untuk menerima penghargaan. Pelepasan samir keenam siswa secara simbolis langsung dilepas sendiri-sendiri oleh siswa yang disaksikan oleh Kepala SMP Stella Duce I Jogja, Joko Sunarno.
Demikian juga pemberian penghargaan langsung diambil sendiri oleh siswa dan orang tua siswa di atas panggung yang disaksikan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan perwakilan dari Yayasan Tarakanita. Hal tersebut untuk menghindari kontak langsung sebagai bagian dari protokol kesehatan. Sementara ratusan siswa kelas IX lainnya dilepas secara simbolis melalui daring atau lewat Google Meet.
Tidak ada ingar bingar hiburan maupun swafoto seperti pelepasan siswa pada tahun-tahun yang lalu sebelum adanya pandemi Covid-19, “Pelepasan dan penyerahan kembali siswa kepada orang tua siswa ini memang digelar dengan prokes hanya mengundang perwakilan dari enam kelas dan kemudian 16 anak berprestasi, lainnya secara virtual,” kata Joko Sunarno.
Meski demikian tidak mengurangi kekhidmatan prosesi pelepasan dan penyerahan peserta didik kepas IX SMP Stella Duce 1 Jogja Tahun Ajaran 2020/2021. Joko mengatakan menyerahkan kembali proses pendidikan, pendampingan siswa-siswi yang selama tiga tahun menimba ilmu di Stella Duce 1 kepada orang tua.
Tema yang diambil dalam pelepasan dan penyerahan kembali siswa kelas IX SMP dibawah yayasan Tarakanita tersebut adalah Menjadi Peribadi Cerdas dan Berintegritas Dalam Keberagaman. Tema tersebut diakui Joko untuk menggambarkan kondisi riil bahwa di masa pandemi ini banyak tantangan, hambatan, kendala yang dihadapi para siswa dalam belajar. Sebab hampir semua pembelajaran dilakukan dengan daring atau pembejalaran jarak jauh (PJJ) yang tentunya berbeda dengan tatap muka.
“Di situ bagaimana anak belajar mengemas pengetahuan, keterampilan, sikapnya dan mampu beradaptasi dalam situasi yang ada. Tentu berbagai keragaman fasilitas, cara baru beradaptasi dalam pembelajaran dan dilakukan terus menerus sehingga harapannya secara konsisten bisa menemukan pengetahuan, keterampilannya, dan sikap yang baik. Harapannya didasari kedisiplinan dan kejujuran tinggi,” kata Joko.
Kepala Divisi Pendidikan Yayasan Tarakanita Wilayah DIY, P.Banu Hasta Kunjana mengapreasisi apa yang sudah dilakukan guru dan karyawan Stella Duce 1 karena di tengah pandemi telah menunjukkan kreativitas dan inovasi dengan berbagai cara bahkan memberi waktu yang lebih untuk mendidik para siswa.
“Biasanya guru jam kerja hanya delapan jam, tapi selama PJJ bisa 16-18 jam sehari bahkana da yang sampai 20 jam sehari karena pendampingan siswa secara daring,” kata Banu.
Dia menyampaikan terima kasih atas dedikasi guru dan tenaga pendidik yang memberikan perhatian penuh kepada siswa dan membantu yayasan dalam menyelenggarakan pendidikan. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua siswa atas kerja sama mereka. Banu berharap siswa yang baru saja lulus dapat melanjutkan kembali ke jenjang berikutnya dan menjadi kebanggan orang tua.
Sedangkan siswa berprestasi berdasarkan nilai Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) adalah Sherlyne Dylia Hidayat, Evana Olivia Dharma, dan Hans Adinata Bodiwan, secara berurutan peringkat satu sampai tiga. Sementara prestasi akademik adalah Evana Olivia Dharma (peringkat 1), Valentina Aneska Yuwana (peringkat 2), Sherlyne Dylia Hidayat (peringkat 3), Helena Sara Natalie (peringkat 3).
Adapun 10 siswa yang berprestasi non-akademik adalah Devilinda Michelle Hadinata, Elvina Greselda, Jessica Kho Nathanie Concetta, Sonya Ruri, Patricia Cindy Andiyanto, Gracia Starlia Talenta, Helena Sara Natalie, Jane Lukito, Elisabeth Edina Laksawana, Christabel Felycia Kwik. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya