SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Pemkab Sleman/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN- Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersiap melakukan pergeseran dan rotasi pejabat. Pelantikan pejabat baru di lingkungan Pemkab tinggal menunggu persetujuan dari Pusat.
Menurut Kustini, Pemkab sudah mengajukan izin untuk melakukan pelantikan pejabat eselon II. Hal ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah dinas. Pelantikan sendiri akan digelar setelah enam bulan ia dilantik sebagai bupati. "Permohonan izin sudah diajukan namun kami belum mendapat surat balasan, di ACC atau tidak masih belum tahu," kata Kustini, Kamis (10/6/2021).
Kekosongan jabatan saat ini, katanya, menyebabkan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) merangkap jabatan. Kondisi tersebut terjadi sejak sekitar 1,5 tahun lamanya. Meski mengaku kekosongan jabatan tidak mengganggu jalannya pemerintahan, namun Kusniti menilai pengisian jabatan di masing-masing OPD tetap perlu dilakukan.
BACA JUGA: Duh...Hari Ini Ditemukan 455 Kasus Baru Covid-19 di DIY
"Mesti kosong, ada Plt yang mengisi jadi tidak mengganggu kinerja organisasi. Yang (jabatan) pokok-pokok kami ajukan untuk diisi (termasuk rotasi pejabat). Jadi nunggu izin dulu ya," katanya.
Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan Pemkab sudah menggelar lelang jabatan untuk dua SKPD, yakni Dinas Pariwisata dan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang. Tiga nama calon pejabat eselon II di masing-masing SKPD tersebut sudah diajukan ke bupati untuk dipilih salah satunya.
Untuk tiga nama orang yang lolos di Dinas Pariwisata masing-masing Inspektur Pembantu Bidang Kesejahteraan Rakyat Inspektorat Sleman Aisyah Inayati Suryani, Kabag Humas dan Protokol Sleman Shavitri Nurmala Dewi dan Panewu Cangkringan Suparmono.
Adapun Calon Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang masing-masing Inspektur Pembantu Bidang Pemerintahan Inspektorat Sleman Ishadi Zayid, Kepala BLP Sleman Mirza Anfansury dan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Sleman Samsul Bakri.
Selain itu, kata Harda, Pemkab juga melakukan sejumlah rotasi jabatan sejumlah pejabat. Salah satunya, kata Harda, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sleman Jazim Sumirat. "Ada tiga nama yang sudah ikut tes. Ketiganya sudah diajukan ke Pusat. Entah yang nanti diterima siapa kami tidak tahu," katanya.
Adapun calon penggantinya, kata Harda sudah mengikuti tes jabatan pada pekan lalu. Masing-masing Plt Satpol PP Sleman Susmiarto, Kepala Dinas Kominfo Sleman Eko Suryo Prihantoro dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman Agung Armawanta.
Selain melakukan sejumlah pergeseran pejabat, beberapa jabatan yang saat ini diisi oleh Plt juga akan didefenitifkan untuk mengisi SKPD yang kosong. "Yang jelas kalau sudah surat izin turun dari pusat, langsung akan dilantik. Mudah-mudahan tidak sampai tanggal 16 Juni," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.