Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026, Tarif Rp8.000
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Anggota Komisi A DPRD DIY Stevanus Handoko. /Dok. Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Masifnya penularan Covid-19 membuat sejumlah pihak terus mencari cara untuk menekan angka persebaran. Anggota Komisi A DPRD DIY Stevanus Handoko mengusulkan penggunaan teknologi komunikasi untuk mendeteksi persebaran Covid-19. Operator seluler diharapkan ikut terlibat dalam penanganan masalah ini.
Stevanus menilai pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk membantu tracing pergerakan penyebaran Covid-19 sudah tidak bisa ditunda seiring dengan tinggi kasus di DIY. Sehingga kolaborasi antara Pemerintah dengan operator seluler di Indonesia bisa menjadi terobosan dalam advance tracking penyebaran Covid-19.
BACA JUGA : Update Covid-19 DIY Per 1 Juni, Tambah 219 Positif, Kota
“Peningkatan pasien terpapar Covid-19 yang sudah sangat signifikan dalam beberapa hari terakhir sudah menjadi sign warning yang keras bagi proses penanganan penyebaran Covid-19 di DIY dan diseluruh wilayah Indonesia. Kami menyarankan perlunya menggunakan teknologi untuk tracing,” ungkapnya Minggu (20/6/2021).
Ia menambahkan penggunaan data operator telekomunikasi seperti data Location Area Code ID (LAC-ID) bisa membantu tracing yang lebih akurat dibandingkan hanya bersumber data manual seperti wawancara.
“Data pergerakan masyarakat saat ini harus bisa termonitor terlebih didaerah atau wilayah yang memiliki peningkatan jumlah pasien terpapar Covid-19,” ujarnya.
Politikus Partai Solidaritas Indonesia ini mengatakan kombinasi data demografi, data kependudukan, data kesehatan dan data subscriber operator telekomunikasi sangat memungkinkan membantu proses tracking penyebaran yang lebih akurat.
“Semoga pemerintah daerah maunpun pemerintah pusat bisa bekerja sama dengan mengajak operator telekomunikasi untuk kolaborasi melawan penyebaran Covid-19,” ucapnya.
BACA JUGA : Warga Terinfeksi Covid-19 di Klaster Keluarahan Wirobrajan
Kerja sama untuk mencari terobosan penanganan sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat Covid-19 seperti saat ini. Gotong royong dan semangat solidaritas bersama antara pemerintah dan pihak swasta dalam hal ini operator seluler sangat dibutuhkan. Agar proses penanganan lebih akurat, tepat dan pencegahan penyebaran dapat dilakukan dengan lebih baik.
“Prinsipnya kami mendukung keputusan Gubernur terkait wacana lockdown di DIY jika penambahan warga terpapar Covid-19 semakin tidak terkendali peningkatannya,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Pemotor di Turi, Sleman, tertimpa pohon melinjo setelah pohon kelapa roboh. Korban masih menjalani perawatan di RSUD Sleman.
Presiden Prabowo meresmikan pembangunan Blok Masela senilai Rp376,02 triliun yang ditargetkan mulai berproduksi pada 2029 hingga 2030.
Pemkab Sleman mengevaluasi studi kelayakan proyek KPBU lampu jalan. Konstruksi ditargetkan dimulai pada 2027 untuk pemerataan penerangan.
Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul berencana menyambungkan potensi wisata di wilayahnya dengan sektor industri agar kian maksimal.
Kejagung memastikan FA dan DR tetap berstatus tersangka meski penanganan tiga perkara dugaan korupsi dialihkan dari Polri ke Kejagung.