Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Ratusan pengunjung memadati kawasan Tebing Breksi, Minggu (30/12/2018)/Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com,SLEMAN--Bupati Sleman Kustini memastikan sampai saat ini belum menutup lokasi-lokasi wisata di wilayahnya, kendati kasus Covid-19 melonjak drastis.
Pengunjung yang datang ke destinasi wisata diwajibkan membawa surat keterangan sehat atau bebas Covid-19. Pengelola wisata juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
BACA JUGA: Dinkes Sleman Ungkap Banyak Pasien Covid-19 OTG Tiba-Tiba Bergejala Berat
Objek wisata yang tidak berada dalam zona merah diizinkan beroperasi dengan menerapkan pembatasan kunjungan 25% dari kapasitas maksimal. "Jadi wisata boleh, tidak ditutup, tetapi kami tetap menganjurkan masyarakat di rumah saja," kata Kustini, Rabu (30/6/2021).
Pemkab baru menutup destinasi wisata yang masuk zona merah penyebaran Covid-19 berdasarkan kriteria Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Sampai saat ini di Sleman belum ada destinasi wisata yang ditutup. "Kalau objek wisata yang masuk zona merah itu memang sementara ditutup," kata Kustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Perpanjang SIM di Jogja Agustus 2026 bisa lewat SIM Keliling dan Drive Thru. Cek jadwal, lokasi, syarat, serta biaya perpanjangannya.
Jadwal perpanjang SIM Kulonprogo Agustus 2026 tersedia di SIMMADE, MPP, Satpas hingga Simenor Ngabuburit. Cek lokasi dan jam layanan.
BGN menutup permanen 504 dapur MBG karena tak layak sanitasi. Sebanyak 3.000 dapur lainnya masih menjalani pemeriksaan.
WhatsApp menghadirkan Meta Business Agent untuk bisnis Indonesia. Agen AI ini membantu melayani pelanggan 24 jam dan mempercepat respons hingga penjualan.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.