Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X,s aat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Kamis (21/1/2021). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA- Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan DIY akan mendapatkan pasokan oksigen dari Pemerintah Pusat sebanyak 47,6 ton per hari ditambah cadangan sebanyak 50% dari total 47,6 ton.
“Kondisi kenaikan [pasien Covid-19] diperkirakan kebutuhan [oksigen] di DIY baik Covid-19 maupun non Covid 47,6 ton. Jadi kebutuhan seperti itu pikiran saya 47,6 ton itu dasar antisipasi daripada kekurangan jangan sampai kekurangan. Itu sudah disepakati [bersama Pemerintah Pusat],” kata Sultan sesuai menggelar rapat dengan Pemerintah Pusat, Minggu (4/7/2021) malam.
Sultan mengatakan sebenarnya dalam kondisi normal kebutuhan oksigen di 27 rumah sakit rujukan Covid-19 dan rumah sakit non Covid-19 di DIY sebanyak 17 ton, namun karena ada kenaikan pasien Covid-19 dalam beberapa hari terakhir sehingga bertambah dalam sehari menjadi 20 ton.
Akan tetapi melihat dengan perkembangan kenaikan pasien Covid-19 masih terjadi di DIY, Pemda DIY mengajukan kembali untuk menambah pasokan oksigen sebanyak 47,6 Ton per hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.