Gusti Prabu Kembali Pimpin PMI DIY, Ini Fokus 5 Tahun ke Depan
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Tim Layanan Dekontaminasi, Pemakaman dan Pemulasaraan Jenazah Covid-19 BPBD Sleman usai menguburkan jenazah pasien Covid-19 beberapa waktu lalu. /Ist.
Harianjogja.com, SLEMAN- Posko Layanan Dekontaminasi, Pemakaman dan Pemulasaraan Jenazah Covid-19 BPBD Sleman menguburkan setidaknya 98 jenazah dalam dua hari, Senin (12/7) hingga Selasa (13/7) malam. Satu di antaranya orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Sleman, Makwan menjelaskan dari 98 jenazah yang dimakamkan, 25 jenazah meninggal saat menjalani isolasi mandiri di rumah. Sebanyak 56 pemakamam dilakukan pada Senin (12/7) dan tiga pemakaman dilanjutkan pada Selasa (13/7/2021).
BACA JUGA : Belum Sebulan, Lebih dari 400 Jenazah Warga Sleman Dimakamkan dengan Prokes Covid-19
Dari jumlah tersebut, tim menerima permohonan pemulasaraan jenazah sebanyak 20 kali. Sebanyak 18 jenazah merupakan pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah dan dua kasus lainnya, meninggal di jalan. Satu jenazah meninggal di jalan Pasar Jangkang Ngemplak dan satu jenazah lainnya berstatus ODGJ yang meninggal di tepi jalan, Berbah.
"Yang ODGJ positif Covid-19, pemulasaraannya dilakukan di RS Bhayangkara. Untuk yang meninggal di jalan Pasar Jangkang, rumah pasien tidak jauh dari pasar itu," kata Makwan, Selasa (13/7/2021).
Selain melanjutkan tiga pemakaman pasien Covid-19, lanjut Makwan, Tim Layanan Dekontaminasi, Pemakaman dan Pemulasaraan Jenazah BPBD Sleman selama Selasa (13/7) juga memakamkan sebanyak 39 jenazah. Dari jumlah tersebut, tim melakukan pemulasaraan jenazah di rumah sebanyak tujuh kasus.
"Sampai jam 18.15 WIB, pasien yang meninggal di rumah sakit sebanyak 32 orang dan yang meninggal di rumah saat menjalani isolasi mandiri sebanyak tujuh orang," kata Koordinator Posko dekontaminasi Covid-19 BPBD Sleman, Vincentius Lilik Resmiyanto.
BACA JUGA : Jogja Akan Siapkan Permakaman Khusus Pasien Covid-19
Diakui Lilik, kasus kematian pasien baik yang meninggal di rumah sakit maupun yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri di rumah terus mengalami peningkatan. Sejak awal Juli hingga 13 Juli, total jenazah yang dikebumikan hampir menyentuh 450 kasus, baik suspek, probable maupun konfirmasi positif Covid-19.
Paling banyak pasien yang meninggal, kata Lilik di rumah sakit rujukan. Jumlahnya sekitar 330 orang. Untuk yang meninggal di rumah sekitar 120 orang. Dalam proses pemakaman pasien Covid-19, pihaknya juga dibantu oleh tim pemakaman dari berbagai komonitas di Sleman seperti NU, Muhammadiyah dan 20 tim pemakaman jenazah di 20 kalurahan.
"Semua prosedur pemakaman dilakukan sesuai prokes. Mereka yang kami tangani sudah memiliki hasil swab positif. Meski dilakukan oleh tim dari teman-teman komunitas dan Satgas kalurahan, semua proses pemakaman terdata di Posko," kata Lilik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 11 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.