Jogja Akan Siapkan Permakaman Khusus Pasien Covid-19

Ilustrasi - Antara/Yulius Satria Wijaya
12 Juli 2021 18:47 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan membuat permakaman khusus apabila kasus meninggal karena Covid-19 terus naik.

Menurut Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan semua akan dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kematian.

BACA JUGA: Corona Varian Delta Meluas di Jawa Tengah, Ini Daerah Sebarannya…

Moga-moga tidak terlalu banyak kasus meninggal. Mudah-mudahan tidak terjadi [pembuatan makam khusus], artinya tingkat kematian tidak tinggi. Dulu pernah ditawari [lokasi permakaman] tapi tidak di dalam kota, [namun] di luar Kota [Jogja]. Sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah DIY juga, masih dalam satu DIY,” kata Heroe, Sabtu (10/7).

Sementara dalam pemulasaran jenazah terinfeksi Covid-19, Pemkot Jogja melibatkan relawan-relawan yang ada di wilayah. Relawan ini terutama yang tergabung dalam Kampung Tangguh Bencana (KTB). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini lebih banyak mengurusi pengantaran jenazah dari rumah sakit menuju wilayah.

“Wilayah nanti yang melakukan pemakaman. Jadi sekarang ada 45 tim yang ada di masing-masing kelurahan untuk membantu pemakaman,” kata Heroe yang juga Wakil Wali Kota Jogja.

Saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Jogja masih tergolong tinggi. Heroe mengatakan tingginya kasus saat ini merupakan dampak dari 10 hari yang lalu, atau bukan semata-mata cerminan selama PPKM Darurat. Dampak PPKM Darurat bisa terlihat pada kasus 17 Juli 2021.

“Jadi [kasus] yang terjadi hari ini [adalah dampak] 10 atau 14 hari lalu. [Kasus di wilayah] kami sampai 500 itu semua, sekarang sudah tidak bisa diidentifikasi ini tracing atau klaster apa, karena sudah menyebar kemana-mana,” kata Heroe.

BACA JUGA: Mobilitas Masih Tinggi, Pemkot Jogja Bakal Sidak ke Perusahaan

Meski kapasitasnya kecil, kebutuhan oksigen di Kota Jogja dianggap masih mencukupi. Setiap harinya ada suplai yang masuk di setiap pagi. Pemkot Jogja mendorong pemasok membawa oksigen tepat waktu. Agar terlaksana dengan baik, Pemkot Jogja membantu membuka jalan dalam pengiriman oksigen. 

“[Pasokan oksigen] harus berbagi dengan rumah sakit lain dan daerah lain, tapi onsyallah setiap hari ada suplai dan setiap pagi masuk,” kata Heroe.