Penanganan 11 Bayi di Pakem Disorot, Polisi Bentuk Tim Khusus
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Bantuan sosial tunai (BST) dan beras di PPKM Darurat di Bantul segera dicairkan. Puluhan ribu warga sudah didata.
Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bantul, Anwar Nur Fahrudin, mengatakan BST dari Pemerintah Pusat dan bantuan beras saat ini mulai diproses.
BACA JUGA: Forum Warga Yogyakarta Surati Sultan, Minta Jatah Hidup Jika PPKM Diperpanjang
Anwar mengatakan beras yang disalurkan akan seberat 10 kilogram untuk tiap keluarga. Adapun BST sebesar Rp300.000 per bulan untuk satu orang. "Tapi nanti dikirimnya untuk dua bulan, jadi Rp600.000," ujarnya.
Menurutnya, beras akan diberikan kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
Sebelumnya, BST yang disalurkan di Bantul mencapai 15.000 sasaran. Angka itu akan dibandingkan dengan angka penyaluran bansos sebelum pandemi. Anwar menegaskan Juli ini bantuan itu harus sudah disalurkan.
Sekretaris Sekda Bantul, Helmi Jamharis, mengatakan Pemkab Bantul telah mengundang PT Pos selaku penyalur bantuan BST. "Maksimal Agustus pertengahan [penyaluran] sudah selesai," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Studi JATO Dynamics ungkap mobil hybrid butuh jarak jauh untuk balik modal, dipengaruhi harga BBM dan selisih harga beli.
Enzo Maresca resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Manchester City menggantikan Pep Guardiola dengan kontrak tiga tahun. Siap pimpin era baru The Citizens.
12 dampak kesehatan konsumsi santan berlebihan, mulai dari kolesterol hingga obesitas, serta cara aman menikmatinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.