Jadwal SIM Keliling Bantul 11 Juli 2026, Cek Lokasinya
Jadwal SIM Keliling Polres Bantul pada Sabtu (11/7/2026) menjadi informasi penting bagi warga yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM).
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Klaster komunitas kembali muncul di Donokerto, Kapanewon Turi setelah salah seorang warga yang positif Covid-19 berkeliaran. Akibatnya, puluhan warga pun terpapar Covid-19.
Lurah Donokerto R Waluyo Jati mengatakan lonjakan kasus positif Covid-19 di kalurahannya kembali terjadi setelah perayaan Iduladha. Saat ini tercatat lebih dari 166 warga Donokerto melakukan isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 46 warga terpapar Covid-19 setelah perayaan Iduladha. Kasus terbanyak, kata Waluyo, terdapat di padukuhan Gading Wetan. Jumlah warga yang terpapar di padukuhan ini sekitar 35 warga. Penyebabnya, kata Waluyo, ada warga yang positif Covid-19 berkeliaran sehingga menulari warga lainnya.
"Ada warga yang harusnya isolasi mandiri karena termasuk yang ditracing tidak jujur melakukan isolasi mandiri. Bahkan ia berbaur mengikuti salat jemaah saat Iduladha dan ikut membantu penyembelihan hewan kurban," katanya saat dikonfirmasi Harianjogja.com, Jumat (30/7/2021).
BACA JUGA: Indonesia Kembali Terima 1,5 Juta Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong
Lonjakan kasus baru tersebut, kata Waluyo terjadi sejak 24-25 Juli kemarin. Kondisi tersebut, katanya berdampak pada penambahan jumlah kasus positif Covid-19 di kalurahannya. Padahal sebelum Iduladha, Satgas dan Kalurahan Donokerto sudah meminta agar warga tidak menggelar solat Iduladha berjemaah sesuai imbauan Bupati Sleman.
"Selama PPKM Darurat diterapkan, sebenarnya kasusnya mulai menurun. Landai. Setelah Iduladha ini mulai naik lagi. Sebelum kasus baru ini ada 120 warga yang isoman, saat ini sudah 166 warga," katanya.
Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Donokerto, Satgas pun mengambil kebijakan untuk menerapkan PPKM Mikro di Kampung Gading Wetan. Alasannya, kata Waluyo, kampung tersebut sudah masuk zona merah dan agar virus Corona tidak menyebar ke warga lainnya. Mereka saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
"Sebenarnya orang ini (warga yang positif Covid-19) tidak percaya Corona. Dia ke sana ke mari bilang ke warga, tidak ada Corona. Padahal ia positif Covid-19. Dia sendiri saat ini dalam kondisi kritis," kata Waluyo.
Dia mengatakan, sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia sudah sekitar 500 warga yang terjangkit virus tersebut. Dari jumlah tersebut sebagian besar sudah sembuh hanya sembilan warga yang meninggal dunia. "Kamis kemarin, ada satu warga kami yang meninggal karena Covid-19," katanya.
Ia berharap warga disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Warga diminta tidak menyepelekan pandemi ini karena Covid-19 itu nyata. "Mari sama-sama menjaga diri dan orang lain agar pandemi Covid-19 ini segera diatasi. Kami sampaikan virus Covid-19 ini nyata, sudah banyak buktinya. Mari patuhi protokol kesehatan," pinta Waluyo.
Terpisah, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan per 30 Juli jumlah kasus positif Covid-19 di Sleman bertambah 533 kasus. Adapun jumlah pasien yang sembuh 658 kasus dan yang meninggal 21 kasus.
"Kasus aktif di Sleman turun 246 kasus menjadi 6.852 kasus, yang terkonfirmasi positif total 33.684 kasus, sembuh 25.515 kasus dan yang meninggal 1.317 kasus," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Polres Bantul pada Sabtu (11/7/2026) menjadi informasi penting bagi warga yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM).
Dispar DIY siapkan strategi transisi menuju Malioboro full pedestrian. Akses diatur ulang, parkir dan shuttle dioptimalkan demi kenyamanan wisatawan.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
DP3 Sleman keluarkan edaran waspada wereng batang coklat. Petani diminta perkuat PHT dan deteksi dini untuk cegah gagal panen.
Pemkab Kulonprogo perkuat iklim investasi melalui layanan perizinan terintegrasi OSS-RBA dan penyediaan data potensi daerah.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.