Komitmen Perpustakaan USD Alih Aksara Lontar Kuno
Dari komitmennya mentransliterasi atau alih aksara lontar dan naskah kuno, Perpustakaan Universitas Sanata Dharma (PUSD) meraih Anugerah Kebudayaan DIY 2024.
Ilustrasi. /Pixabay
Harianjogja.com, KULONPROGO – Seiring dengan meningkatnya permintaan donor plasma konvalesen, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jogja berencana menambah mesin plasma konvalesen. Menurut Pengurus Harian PMI Kota Jogja, Lilik Kurniawan, penambahan mesin sekitar satu atau dua unit. Namun apabila memungkinkan, penambahan mesin bisa lima unit.
Meningkatnya permintaan donor plasma konvalesen salah satunya dampak dari meningkatnya kasus Covid-19 di Jogja akhir-akhir ini. Dalam sehari, PMI Kota Jogja menerima puluhan permintaan plasma konvalesen. Plasma ini merupakan terapi bagi pasien Covid-19 yang mengalami gejala berat. Sayangnya belum semua permintaan bisa terlayani, PMI Kota Jogja rata-rata memproduksi sekitar 11-13 kantong plasma per hari.
Permintaan plasma konvalesen juga tidak hanya berasal dari rumah sakit di Jogja. Permintaan juga datang dari kabupaten lain di DIY. Bahkan permintaan datang dari luar provinsi, seperti Magelang, Klaten, Solo hingga Semarang. “Kami juga membantu kesana. Makanya kami sedang berusaha menambah mesin plasma untuk meningkatkan layanan,” kata Lilik, Jumat (30/7/2021).
Baca juga: Harimau Ragunan yang Kena Covid-19 Sudah Pulih, Sempat Flu dan Sesak Napas
Mengingat kasus yang bertambah dan pentingnya terapi plasma konvalesen, Lilik mengajak penyintas Covid-19 untuk berkenan mendonorkan plasmanya. Pendonor plasma konvalesen diutamakan pria. Misalpun perempuan diutamakan yang belum pernah melahirkan. Sebelum proses donor, petugas PMI akan melakukan pengecekan kesehatan secara umum terlebih dahulu. Adapun proses donor plasma konvalesen sekitar 1,5 jam.
“Banyak pasien yang membutuhkan uluran tangan dan bantuan para penyintas agar bisa segera kembali pulih. Saling membantu dan menolong sesama yang membutuhkan sangat penting dilakukan,” kata Lilik.
Permintaan dan tranfusi plasma konvalesen hanya bisa dilakukan di rumah sakit. Ada beberapa perlakuan dan alat khusus yang digunakan. Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengimbau masyarakat yang telah sembuh dari Covid-19 untuk mendonorkan plasmanya. Hal ini guna membantu kesembuhan para pasien, terutama yang bergejala berat.
“Silahkan datang ke kantor PMI Cabang Kota Jogja guna mendonorkan plasma konvalesennya. Akan kami kelola secara profesional dengan semangat kemanusiaan,” kata Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dari komitmennya mentransliterasi atau alih aksara lontar dan naskah kuno, Perpustakaan Universitas Sanata Dharma (PUSD) meraih Anugerah Kebudayaan DIY 2024.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.