30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Jojon
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY mengklaim jumlah testing dan tracing di DIY sudah cukup tinggi selama ini untuk mengurangi positivity rate. Bahkan testing lebih banyak dari kapasitas laboratorium PCR yang hanya 6.000 dalam sehari.
Selain dengan PCR testing dilakukan dengan tes antigen. “Jumlah testing kita kan rata-rata enam ribuan. Kalau enam ribu saja kita sudah mampu dengan PCR yang kita miliki karena kemampuan PCR kita sudah enam ribu lebih setelah kita tambah dengan bebrapa alat, tapi kalau nanti hasil tracing-nya itu mengharuskan lebih dari enam ribuan setengah, ya kita akan menggunakan antigen,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji di Kompleks Kepatihan, Selasa (3/8/2021).
BACA JUGA : Pemda DIY Kebut Tracing dan Testing Covid-19
Berdasarkan data hasil testing yang dilakukan per 2 Agustus lalu hanya 3.302 orang yang dites. Menurut Baskara Aji jumlah testing tersebut sesuai dengan hasil tracing. Jumlah testing sedikit karena hasil tracing-nya yang juga sedikit. Pihaknya tidak ingin melakukan testing yang tidak perioritas.
“Yang memang tidak menunjukkan kemungkinan ada positif ya kan percuma kita lakukan [testing],” ujar Baskara Aji.
Lebih lanjut Mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) ini mengklaim selama dua hari terakhir positivity rate di DIY menurun. Meski demikian, Baskara Aji tidak menampik angka kematian di DIY masih cukup tinggi.
Menurut dia, kematian akibat Covid-19 ada yang bersumber dari rumah sakit dan yang kedua pasien yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) dan meninggal di perjalanan ketika dibawa ke rumah sakit.
Pihaknya mendorong pasien yang isoman bergejala ringan untuk menempati selter terpusat yang dikelola Pemda DIY, pemerintah kabupaten kota dan pemerintah kalurahan serta selter yang dikelola perguruan tinggi dan swasta untuk memudahkan pengawasan. Sebab di selter terpusat ada tenaga medis yang mengawasi setiap saat kondisi pasien.
“Kalau memang nanti di isolasi [selter] terpusat itu memberat sakitnya, maka isolasi terpusat akan merekomendasikan mengirimkannya ke rumah sakit,” papar Baskara Aji.
Bagi pasien positif tanpa gejala dan memilih tinggal isolasi mandiri di rumah karena rumahnya memungkinkan untuk isoman maka akan ada pengawasan dari Satgas penebalan tenaga kesehatan yang mulai diterjunkan ke lapangan.
BACA JUGA : 2 Agustus 2021, Covid-19 di DIY Tambah 1.566 Kasus
“Kita sudah membentuk penebalan nakes yang sekarang sudah bisa kita rekrut sekitar 100 orang itu nanti yang akan terjun ke lapangan baik mereka akan mengunjungi ke rumah-rumah atau mereka akan menggunakan telemedicine untuk bisa memantau keberadaan dan kondisi mereka yang isoman supaya tidak terlambat kita menangani, kalau ada situasi yang tiba-tiba menurun bisa langsung ditangani teman-teman [Satgas],” kata Baskara Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
JJLS Kelok 23 Kretek-Girijati ditargetkan dibuka penuh Agustus 2027 setelah evaluasi uji coba dan penambahan fasilitas keselamatan.
Eks Ketua MK Anwar Usman tiba di Istana jelang pelantikan Wantimpres. Ia mengaku belum tahu apakah akan dilantik sebagai anggota.
Response time Damkar Sleman menuju kebakaran Transhome tercatat 14 menit. Namun, capaian waktu tanggap secara keseluruhan baru 52,27 persen.
Pratikno menghadiri pelantikan Wantimpres di Istana. Soal posisi ketua, ia mengaku belum menerima salinan Keppres.
Mario Aji finis P25 di Practice Moto2 Jepang 2026 dan harus melewati Q1 setelah jatuh di akhir sesi. David Alonso menjadi yang tercepat.