Google Investasikan 15 Miliar Dlar AS untuk Perkuat AI di Finlandia
Google investasi US$15 miliar di Finlandia untuk pusat data, energi dan AI. Proyek ini diproyeksikan menciptakan 37.000 lapangan kerja.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Novrian Arbi
Harianjogja.com, JOGJA--Proses distribusi berbagai bantuan sosial ke keluarga penerima manfaat di Kota Jogja terus bergulir dengan total sasaran penerima berbagai jenis bantuan sosial dari pemerintah mencapai sekitar 50.000 penerima.
"Ada berbagai bantuan sosial yang diberikan, baik dalam bentuk uang maupun beras. Totalnya mencapai sekitar 50.000 penerima," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Jogja, Kamis (5/8/2021).
Berbagai jenis bantuan sosial yang digulirkan, di antaranya adalah program keluarga harapan (PKH), bantuan sosial tunai (BST), bantuan pangan atau beras, serta bantuan untuk warga lanjut usia dan penyandang disabilitas yang masuk dalam keluarga sasaran jaminan perlindungan sosial (KSJPS) Kota Yogyakarta.
BACA JUGA: Sukarelawan Golkar DIY Bantu Tukang Becak & PKL di Malioboro
Nilai dan besaran bantuan yang diberikan dari masing-masing program bantuan sosial, lanjut Heroe, berbeda-beda tergantung dari indikator penerima dan jenis bantuan yang diberikan.
"Ada yang diberikan langsung menggunakan dana APBN, tetapi ada juga yang berasal dari APBD Kota Yogyakarta," katanya.
Program bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial untuk periode Mei-Juni sudah didistribusikan pada akhir Juli untuk 7.000 penerima. Setiap bulan, penerima berhak memperoleh bantuan uang tunai Rp300.000.
"Pada tahun ini, juga ada tambahan bantuan beras 10 kilogram untuk penerima BST. Bantuan beras juga sudah didistribusikan," katanya.
Program keluarga harapan (PKH) juga tetap bergulir dengan jumlah penerima mencapai sekitar 10.000 orang.
Kota Yogyakarta juga mendapat alokasi untuk 6.000 penerima bantuan sosial beras lima kilogram bagi warga yang tidak masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial dan belum menerima bantuan apapun dari pemerintah.
Selain itu, juga ada bantuan pangan atau sembako. Di Kota Yogyakarta, kuota penerima bantuan mencapai 20.000 warga. Setiap penerima mendapat bantuan Rp200.000 per bulan untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Pemerintah Kota Yogyakarta juga menyiapkan program bantuan kepada warga dari kelompok rentan melalui APBD 2021. Nilai bantuan yang disiapkan adalah Rp200.000 per bulan selama enam bulan bagi warga kurang mampu yang belum menerima bantuan apapun dari pemerintah.
Bantuan juga akan diberikan kepada lanjut usia dengan total Rp2,16 juta per tahun serta penyandang disabilitas memperoleh bantuan Rp3,6 juta setahun.
"Jadi,penerima bisa memperoleh bantuan yang nilainya beragam antara Rp1,2 juta hingga Rp3,6 juta," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Google investasi US$15 miliar di Finlandia untuk pusat data, energi dan AI. Proyek ini diproyeksikan menciptakan 37.000 lapangan kerja.
Apple meminta izin memakai data Siri untuk pengembangan AI. Pengguna bisa menolak tanpa mematikan Siri. Begini cara mengaturnya.
Kemenhub mengatur keselamatan mobil listrik saat naik kapal, dari baterai 30-50 persen hingga penempatan dan pengawasan.
Microsoft merilis kode etik AI yang melarang model meretas, menipu, membuat deepfake, dan menghindari kendali manusia.
Sejumlah mobil listrik tak berlanjut ke 2027. Ada Acura RSX, Honda Prologue, BMW iX hingga Volvo EX40.
Samsung ikut memimpin pendanaan US$231 juta untuk Euclyd, startup Belanda yang mengembangkan chip AI hemat energi sebagai alternatif Nvidia.