Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Sabtu 19 September 2026
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Sabtu 19 September 2026 tersedia mulai 07.30 WIB dengan tarif perjalanan Rp12.000.
Siswa dan guru menunjukkan tabloid yang ditulis dengan aksara Jawa. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Kalangan milenial menjadi salah satu sasaran untuk didekatkan dengan aksara Jawa. Sebuah tabloid khusus remaja yang seluruh tulisannya menggunakan aksara Jawa diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan DIY dengan melibatkan sejumlah pemerhati aksara Jawa.
Tabloid bernama CaraKita ini isinya berkaitan erat dengan remaja. Menggunakan Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa dan Bahasa Inggris, tetapi uniknya semua tulisan hurufnya dengan aksara Jawa. Desainnya pun sangat erat dengan kegemaran anak milenial saat ini.
BACA JUGA : Kongres Aksara Jawa I di DIY Berpotensi Munculkan
Pendiri Kampung Aksara Pacibita Yogyakarta yang turut terlibat dalam penyusunan tabloid Ahmad Fikri mengatakan tabloid CaraKita memang menyasar anak milenial. Rubriknya pun berkaitan dengan para remaja saat ini. Tetapi tulisannya memakai aksara Jawa. Ia berharap strategi ini menjadikan remaja mengenal aksara Jawa.
“Karena remaja sekarang semakin jauh untuk mengenal aksara Jawa. Sehingga perlu dikenalkan lagi. Maka digunakanlah aksara Jawa dengan kalimat yang gaul,” katanya, Senin (9/8/2021).
Tabloid ini dapat dijadikan sebagai media pembelajaran aksara Jawa sekaligus menjadi salah satu cara untuk menimbulkan gairah beraksara Jawa. Para kaum milenial harus dibiasakan melihat aksara Jawa agar muncul ketertarikan untuk mempelajarinya. Sehingga selain bisa berbahasa Jawa juga bisa membaca aksara atau huruf Jawa.
“Tabloid remaja CaraKita memiliki dua pengertian yang saling menopang satu sama lain. CaraKita, dalam aksara Jawa apabila dibaca tanpa wulu [penanda vocal i] akan terbaca sebagai Carakata. CaraKita adalah cara remaja masa kini berekspresi dengan aksara Jawa. Carakata merupakan cara sebuah kata dituliskan dengan aksara dan alfabet carakan di era digital, sebagai CaraKita menulis dan mengekspresikan pikiran untuk keperluan mengungkapkan cara kita berbahasa hari ini,” katanya.
BACA JUGA : Ditolak Domain Internet, Aksara Jawa Belum Diakui sebagai
Kepala Seksi Bahasa dan Sastra Dinas Kebudayaan DIY Setya Amrih Prasaja menyatakan sesuai amanat Kongres Aksara Jawa pada Maret 2021 lalu, sejumlah rekomendasi terus diupayakan untuk dijalankan. Salah satunya mengkampanyekan aksara Jawa. Harapannya aksara Jawa dan Bahasa Jawa ini ke depan tetap bisa dilestarikan.
"Karena aksara Jawa bisa dijadikan sebagai penanda dan kewibawaan agung terhadap perjalanan suatu budaya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Sabtu 19 September 2026 tersedia mulai 07.30 WIB dengan tarif perjalanan Rp12.000.
Veda Ega Pratama melesat dari P19 ke P4 di Moto3 Austria 2026 sebelum terkena double Long Lap Penalty dan finis P13.
NTP nasional mencapai rekor 129,19 pada Agustus 2026, naik 1,05% dari Juli. Pemerintah juga menekan biaya pupuk dan menjamin harga gabah.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
MRS 2026 putaran empat menjadi uji coba perangkat elektronik Sirkuit Mandalika sekaligus menjaga grip lintasan menjelang MotoGP Indonesia 2026.
AJI Yogyakarta mendesak perusahaan media memperkuat SOP keselamatan jurnalis, termasuk pelatihan, APD, mitigasi, komunikasi, dan evakuasi.