Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, Ultra Resmi, Ini Harga dan Speknya
Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, dan Fold8 Ultra resmi hadir. Simak spesifikasi layar, kamera, chipset, serta harga terbarunya di Indonesia.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY menyatakan penurunan kasus positif Covid-19 yang terjadi selama beberapa pekan terakhir merupakan dampak dari pemberlakuan PPKM Level 4.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan, pemberlakuan PPKM Level 4 di DIY memberikan dampak terhadap penurunan kasus harian Covid-19.
“Kemungkinan juga demikian [penurunan kasus karena pemberlakuan PPKM Level4], tetapi mestinya juga kita lihat dari berbagai faktor ya,” katanya, Rabu (18/8/2021).
Meski demikian, lanjut Berty, meski pun kasus di DIY terus menurun saat perpanjangan PPKM Level 4 bukan berarti langsung bisa turun ke level 3 pada PPKM berikutnya. Karena penilaian mempertimbangkan banyak faktor.
“Belum tentu [langsung bisa turun ke level 3]. Karena penilaian berbasis wilayah kabupaten kota, dengan indikator tidak hanya jumlah kasus,” katanya.
BACA JUGA: Pemkot Jogja Longgarkan Penyekatan di Sejumlah Ruas Jalan
Pemerintah Pusat menetapkan wilayah aglomerasi yang saling berdekatan antar provinsi disamaratakan pada status PPKM Level 4. Tak terkecuali DIY yang berbatasan dengan Magelang dan Klaten yang sama-sama berada di level 4. Hal ini karena wilayah tersebut berada dalam satu aglomerasi sehingga tingkat mobilitas masyarakat tinggi.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menambahkan PPKM Level 4 berkontribusi besar terhadap penurunan kasus aktif di daerah. Sehingga langkah perpanjangan PPKM perlu dimaksimalkan.
“PPKM berkontribusi besar terhadap kasus aktif di daerah, masih bisa dioptimalkan sehingga langkahnya masih ada perpanjangan PPKM Level 4, tetapi ada perubahan terkait dengan ekonomi juga dilakukan oleh pusat,” ujarnya.
Ia menambahkan DIY sebagai wilayah aglomerasi sehingga mengikuti daerah perbatasan yang juga sama-sama berada di PPKM level 4. Jika tidak maka dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru.
“DIY sebagai wilayah aglomerasi ya harus mengikuti itu kalau kita tidak mengikuti. Karena aglomerasinya di DIY sangat berdekatan dengan wilayah sekitar, bukan hanya DIY saja tetapi sampai Jawa Tengah, sehingga supaya tidak terjadi klaster. Mobilitas antar wilayahnya sangat tinggi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, dan Fold8 Ultra resmi hadir. Simak spesifikasi layar, kamera, chipset, serta harga terbarunya di Indonesia.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.