Tingkatkan Minat Baca, Denmark Hapus Pajak Buku
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Para Duta Anak Kota Jogja dalam acara pengukuhan di Taman Pintar, Kamis (19/8/2021). /Ist-Humas Pemkot Jogja
Harianjogja.co, JOGJA– Pengukuhan 12 Duta Anak Kota Jogja pada Kamis (19/8/2021) mendorong anak-anak di Jogja untuk adaptif dan kreatif di masa pandemi. Menurut Ketua Panitia Duta Anak Kota Jogja, Arif Setiawan, pengukuhan yang bertepatan dengan Hari Anak Nasional 2021 ini bertema Gumregah Agawe Kreativitas Anyar ing Ngayogyakarta.
Berbeda dengan tahun sebelum-sebelumnya, Duta Anak Kota Jogja kali ini berkegiatan di masa pandemi Covid-19. Sehingga penyebaran inspirasi untuk adaptif dan tetap berkarya menjadi penting. “Dengan tagline ‘Anak Kota Jogja Itu Kita, Kita Bisa, Siap Berkarya,’ maka kami anak di Kota Jogja bisa berkarya dan siap berkarya dalam kondisi apapun,” kata Arif, Kamis (19/8/2021).
Pemilihan Duta Anak Kota Jogja dilakukan secara bertahap dari tingkat kelurahan. Mereka yang berumur 10-18 tahun memiliki kesempatan yang sama. Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja terus berkomitmen dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak serta memenuhi haknya. Ada empat hak anak yaitu hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan, dan berpartisipasi.
Baca juga: Pemerintah Bayar Tunggakan Insentif Nakes 2020 Rp1,48 Triliun
“Pemberian fasilitas dan sarana prasarana untuk mewujudkan hak anak dari tahun ke tahun kami tingkatkan, termasuk semakin tingginya partisipasi anak dalam upaya tersebut,” kata Heroe.
Dalam kesempatan ini pula, Heroe mengatakan apabila Pemkot Jogja telah memenuhi permintaan Duta Anak. Salah satu terkait pemberian Kartu Identitas Anak (KIA). “Pemberian KIA diberikan begitu terdapat kelahiran anak di Kota Jogja, penyerahan KIA melalui kemantren masing-masing,” kata Heroe.
Salah satu Duta Anak Kota Jogja, Fatika Dewi Anjani, merasa senang menjadi bagian dari gerakan ini. Selain pengalaman baru, anak dari Kelurahan Giwangan ini juga senang bisa meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan wawasan.
“Saya bangga bisa berada ditengah-tengah sahabat yang hebat, mudah-mudahan melalui Duta Anak Kota Jogja kami bisa lebih berkiprah dan lebih produktif dalam berkegiatan melalui Forum Anak Kota Jogja,” kata Tika yang merupakan siswi SMKN 1 Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.