Komitmen Perpustakaan USD Alih Aksara Lontar Kuno
Dari komitmennya mentransliterasi atau alih aksara lontar dan naskah kuno, Perpustakaan Universitas Sanata Dharma (PUSD) meraih Anugerah Kebudayaan DIY 2024.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta mencatat kasus harian terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Jogja dalam sepekan terakhir mengalami penurunan rata-rata di bawah 100 per hari bahkan pada Senin (23/8/2021) tercatat 37 kasus positif dengan 171 pasien sembuh.
“Dalam sepekan terakhir, kasus harian sudah mengalami penurunan meskipun masih dua atau tiga kali lipat dibanding rerata kasus harian pada Juni,” kata Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Jogja, Selasa (24/8/2021).
Menurut Heroe, rerata kasus harian COVID-19 di Kota Jogja dalam sepekan terakhir sekitar 50 hingga 70 kasus, sedangkan pada Juni, rerata kasus harian sekitar 20-25 kasus per hari.
Heroe berharap, tren penurunan kasus tersebut tetap berlanjut sehingga kondisi penularan COVID-19 di Kota Yogyakarta bisa terus dikendalikan.
BACA JUGA: Hendak Ikut Ritual Malam Sura di Parangtritis, Ratusan Mobil dan Sepeda Motor Dipaksa Putar Balik
Kebijakan PPKM yang sudah dilaksanakan sejak 3 Juli, menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan kasus pada saat ini.
“Harapannya, berbagai kebijakan pembatasan-pembatasan tersebut bisa tetap dipatuhi oleh masyarakat selain optimalisasi percepatan vaksinasi di masyarakat,” katanya.
Upaya pencegahan penularan juga dilakukan dari tingkat bawah, khususnya dari tingkat RT dengan penyekatan terbatas.
“Jika di suatu RT muncul kasus positif, maka akan segera dilakukan pembatasan dan penyekatan di wilayah tersebut sehingga kasus tidak meluas,” katanya.
Penurunan kasus terkonfirmasi positif selama sepekan terakhir juga menyebabkan bed occupancy rate (BOR) mengalami penurunan baik keterisian di ruang ICU maupun perawatan di ruang isolasi rumah sakit rujukan.
“BOR di ruang ICU turun menjadi sekitar 70 persen sedangkan di ruang isolasi sekitar 40 persen,” katanya.
Begitu pula dengan tingkat keterisian sejumlah selter di Kota Yogyakarta juga mengalami penurunan. Di Kota Yogyakarta terdapat 31 selter dan saat ini hanya terisi sekitar 10 persen.
“Kapasitas total selter wilayah adalah 235 tempat tidur dan saat ini terisi 15-19 orang,” katanya.
Sedangkan Selter Tegalrejo terisi sekitar 40 persen, bahkan Selter Gemawang dalam beberapa hari tidak ada penghuninya atau hanya satu atau dua pasien saja.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dari komitmennya mentransliterasi atau alih aksara lontar dan naskah kuno, Perpustakaan Universitas Sanata Dharma (PUSD) meraih Anugerah Kebudayaan DIY 2024.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.