RS Grhasia Gelar Temu Pelanggan
RS Grhasia DIY terus memperkuat transformasi layanan kesehatan yang humanis, adaptif, dan inovatif melalui kegiatan Temu Pelanggan.
Donasi oksigen konsentrator untuk DIY-Ist
Harianjogja.com, JOGJA--GoTo, grup teknologi terbesar di Indonesia yang menaungi Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial, kembali mendukung Pemerintah dalam penanganan COVID-19 dengan mendonasikan lebih dari 1.000 konsentrator oksigen. Melalui kolaborasi dan gotong royong, konsentrator oksigen akan disalurkan secara bertahap ke berbagai rumah sakit maupun fasilitas kesehatan (faskes) untuk memenuhi kebutuhan pasokan oksigen.
Konsentrator oksigen sendiri adalah perangkat untuk menghilangkan kandungan nitrogen yang ada di udara sehingga menghasilkan oksigen murni hingga 96%.
GoTo, melalui organisasi nirlaba Yayasan Anak Bangsa Bisa yang didirikan Gojek untuk membangun kesejahteraan masyarakat melalui inovasi teknologi, Gojek menyerahkan 10 unit konsentrator oksigen untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul dan secara simbolis diterima oleh Bupati Bantul pada tanggal 23 Agustus 2021, 20 unit untuk Pemkab Sleman diserahkan pada tanggal 24 Agustus 2021 dan diterima oleh Bupati Sleman disusul 15 unit untuk Pemkot Yogyakarta dan 20 unit untuk Pemkab Kulon Progo.
Selanjutnya Pemkab dan Pemkot terkait akan langsung mengkoordinasikan penyaluran alat-alat tersebut ke rumah sakit dan faskes yang membutuhkan.
Pada tahap sebelumnya, GoTo telah menyerahkan 200 unit konsentrator oksigen kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) serta 175 unit ke Pemprov Jabar. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari semangat gerakan #BangkitBersama, yang diinisiasi oleh GoTo, sebuah gerakan yang bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia dalam penanganan COVID-19 melalui ekosistem GoTo, dan mendukung masyarakat, termasuk UMKM dan Pekerja Sektor Informal, untuk dapat bangkit kembali seusai pandemi COVID-19, sekaligus membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
Di dalam program bantuan konsentrator oksigen ini, GoTo juga turut menggandeng Sequoia India serta sejumlah startup di bawah naungan perusahaan modal ventura tersebut.
Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan konsentrator oksigen yang diberikan oleh pihak GoTo dalam penanganan pandemi COVID-19. “Ini merupakan alat yang sangat diperlukan masyarakat saat ini, ini saya terima kasih ini akan saya manfaatkan di 14 puskesmas di wilayah kota Yogyakarta, karena ini alatnya portable bisa juga digunakan di lokasi isolasi terpadu yang tersebar di 3 titik di kota Yogyakarta. ini saya rasa sebuah jawaban dimana beberapa waktu lalu kasus langkanya oksigen di Yogyakarta, ini bisa menjadi alternatif. Karena sifatnya yang portable dan mobile jadi nanti bisa juga dipinjamkan kepada warga yang terpapar Covid-19"” Hal senada disampaikan oleh Bupati Sleman Kustini Purnomo, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih serta H. Sutedjo, Bupati Kulon Progo yang mengapresiasi dukungan oleh pihak GoTo“Dukungan yang diberikan oleh GoTo menunjukkan pentingnya kolaborasi dan gotong royong dengan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan. Untuk itu kami sangat mengapresiasi dukungan GoTo turut memperkuat upaya penanganan COVID-19 di Kabupaten Sleman, Bantul dan Kulon Progo.”
Chief Public Policy and Government Relations, GoTo, Shinto Nugroho menyampaikan, “Penanganan COVID-19 membutuhkan semangat gotong royong yang telah menjadi jati diri bangsa Indonesia. Kami berharap dukungan kami dapat meringankan upaya Pemerintah dalam menanggulangi COVID-19. Donasi konsentrator oksigen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kami sejak awal pandemi terhadap kesiapan dalam penanganan COVID-19 melalui pendekatan yang sistematis dalam mendukung Pemerintah, tenaga medis, mitra, dan karyawan.”
Shinto menambahkan, “Konsentrator oksigen merupakan salah satu dukungan kami dalam aspek perawatan (treatment), setelah sebelumnya kami telah meluncurkan Rumah Oksigen Gotong Royong” yang menyuplai oksigen bagi warga terpapar COVID-19 dengan gejala sedang.”
Upaya gotong royong GoTo lainnya dalam gerakan #BangkitBersama adalah mendirikan Rumah Oksigen Gotong Royong pertama dibangun di Pulogadung, Jakarta Timur, yang merupakan inisiasi dari GoTo, KADIN Indonesia, Samator, Master Steel, dan didukung oleh Tripatra, Halodoc dan Yayasan Anak Bangsa Bisa. Fasilitas ini memiliki 500 tempat tidur perawatan, dan masing-masing tempat tidur perawatan mendapat akses oksigen yang langsung disuplai dari pabrik gas Samator.
Presiden Joko Widodo pada tanggal 24 Juli meninjau langsung Rumah Oksigen Gotong Royong dan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan gotong royong pelaku usaha dalam menghadirkan fasilitas ini guna mendukung penanganan COVID-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RS Grhasia DIY terus memperkuat transformasi layanan kesehatan yang humanis, adaptif, dan inovatif melalui kegiatan Temu Pelanggan.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.