Tingkatkan Minat Baca, Denmark Hapus Pajak Buku
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, UMBULHARJO – Mobil vaksin milik Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan sasar kemantren dengan capaian vaksinasi yang rendah. Menurut Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, operasional mobil vaksin akan dimulai pekan depan. Langkah ini sebagai upaya memperluas cakupan vaksinasi Covid-19.
“Misal di Kemantren Jetis yang masih rendah, tentu akan lebih diprioritaskan jika dibanding Kemantren Gondokusuman yang capaian vaksinasinya sudah cukup tinggi,” kata Haryadi, Minggu (29/8/2021).
BACA JUGA : Sakit Perut Setelah Vaksinasi, Warga Bantul Meninggal Kecelakaan
Akan ada pemeriksaan menyeluruh terkait fasilitas mobil vaksin sebelum nantinya beroperasional. Salah satunya terkait fasilitas penyimpanan vaksin. Pemkot Jogja juga menyiapkan tenaga kesehatan yang nantinya bertugas di mobil vaksin. “Pemenuhan tenaga kesehatan untuk operasional mobil vaksinasi pun harus dipastikan sehingga tidak mengganggu layanan vaksinasi reguler yang sudah ada,” kata Haryadi.
Selain itu, pendataan vaksinasi dengan fasilitas mobil ini akan tetap tertata dan sesuai prosedur yang berlaku. Sehingga warga yang vaksin menggunakan mobil vaksin akan tercatat dalam data nasional dan bisa diakses melalui aplikasi Peduli Lindungi.
Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mobil vaksin memang diperuntukkan untuk fleksibel dan bisa menjangkau wilayah kematren serta kelurahan. Sasarannya lebih kepada warga yang susah secara mobilitas seperti difabel, lansia, dan sejenisnya.
BACA JUGA : Masuk Bantul Bisa Pakai Kartun Vaksin
“Sudah ada [mobil vaksinnya], namun operasionalnya belum. Ada dua mobil, milik Pemkot Jogja dan Kepolisian Resor Kota Jogja. Untuk mobil vaksin dari kodim belum ada,” kata Heroe.
Sampai saat ini, capaian vaksinasi Covid-19 oleh Pemkot Jogja pada dosis pertama lebih dari 416.000 orang. Sebanyak 60 persen di antaranya merupakan penduduk dari luar Kota Jogja yang sehari-hari beraktivitas di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
Neymar kembali dipanggil timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Carlo Ancelotti membawa kombinasi pemain senior dan bintang muda.
Kemlu RI siapkan langkah perlindungan bagi WNI peserta Global Sumud Flotilla yang dicegat Israel di Laut Mediterania menuju Gaza.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.