Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Tangkapan layar kuliah pembuka pada Tahun Akademik 2021/2021 yang digelar UAJY, Senin (30/8/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar kuliah pembuka pada Tahun Akademik 2021/2021, Senin (30/8/2021). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring diikuti oleh seluruh mahasiswa UAJY terutama mahasiswa baru.
Kuliah pembuka melalui Live Streaming Youtube UAJY ini mengangkat tema University’s Contribution to Covid-19 Recovery: Literacy and Sinergy. Pada kuliah tersebut dihadirkan dua narasumber, Koordinator University Clinic UAJY, Maria Silvia Merry dan Tirta Mandira Hudhi, seorang dokter dan sukarelawan Covid-19 dimoderatori oleh dosen Fakultas Hukum UAJY, Yustina Niken Sharaningtyas.
Rektor UAJY, Prof. Yoyong Arfiadi saat membuka kuliah menjelaskan adanya kemungkinan kuliah akan dilakukan secara tatap muka jika situasi sudah memungkinkan. “Walaupun pandemi belum reda, seluruh mahasiswa ataupun para dosen dapat memulai kuliah di semester ini dengan semangat,” ujar Yoyong.
Dia berharap agar mahasiswa UAJY tetap semangat dan bersabar untuk mengikuti kegiatan dalam masa pandemi. Untuk sementara, proses perkuliahan belajar meskipun pembelajar masih harus dilakukan secara daring di masa pandemi. “Pandemi belum berakhir. Tapi jika nanti kondisi sudah memungkinkan, kita akan memulai pembelajaran secara tatap muka untuk beberapa mata kuliah dulu. Akan ada dua model perkuliahan, baik luring maupun daring. Jadi saya minta mahasiswa dan dosen tetap semangat memasuki tahun ajaran baru ini,” katanya.
Adapun Silvia dalam kesempatan kuliah tersebut memaparkan mengenai hal apa saja yang dilakukan UAJY untuk mengedukasi, baik dalam penerapan literasi maupun sinergi selama masa pandemi. Ia juga menjelaskan kontribusi UAJY dalam pemulihan pandemi Covid-19. "Selama pandemi, UAJY selalu prepare for the worst. Tujuannya adalah menyebarkan informasi secara proporsional dan tidak membangkitkan ketegangan yang tidak perlu. UAJY dari awal sudah menyebarkan informasi melalui sosial media maupun serial webinar," kata Silvia.
Silvia berpesan agar mahasiswa selektif dalam menerima informasi terkait Covid-19. Ia juga meminta mahasiswa baru untuk terus meningkatkan literasi dengan banyak membaca dari sumber-sumber terpercaya. "Informasi mengenai Covid terus berkembang, pilihlah informasi yang paling update dan tepercaya. Jika perlu konfirmasi informasi yang diperoleh sebelum disebarkan," katanya.
Sementara, Tirta menjabarkan kondisi terkini terkait pandemi Covid-19. Menurutnya, saat ini jumlah kasus positif di Indonesia mulau menurun dan masyarakat yang sudah divaksin dosis pertama telah mencapai 30%. Meski sudah mulai membaik, namun masyarakat tidak boleh lengah begitu saja. “Protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan hingga pandemi benar-benar terkendali,” kata Tirta.
Mengenai kasus hoaks yang tersebar di kalangan mahasiswa, Tirta berpendapat mahasiswa harus mandiri dan mencari informasi yang valid dan teruji tanpa harus diajari atau diarahkan. Pasalnya, banyak orang yang berkomentar di media sosial soal Covid-19 justru membuat kesalahan yang meresahkan masyarakat, karena kurangnya literasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.