Hainan Larang Mobil Bensin 2030, Jadi Percontohan Kendaraan Listrik
Hainan larang penjualan mobil bensin mulai 2030, target 45% EV. China uji coba elektrifikasi di provinsi kepulauan dengan insentif & kemandirian energi 54%.
Ilustrasi puskesmas./Istimewa-Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL- Pemkab Bantul membangun gedung Puskesmas Banguntapan III. Pembangunan puskesmas dengan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp4,4 miliar ini diharapkan mampu menambah kenyamanan para pengunjung dan maksimal dalam pelayanan.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Bantul Sapta Adisuka Mulyatno mengatakan, Puskesmas Banguntapan III sejatinya sudah ada. Hanya saja, letaknya dan bangunannya tidak representatif. Oleh karena itu, dilakukan pembangunan gedung baru Puskesmas Banguntapan III di lokasi seluas 3.000 meter persegi yang tidak jauh dari lokasi sebelumnya.
"Saat ini pembangunannya sudah mulai. Nantinya pelayanan akan dipindah ke gedung baru. Sehingga pelayanan ke masyarakat akan lebih maksimal dan representatif," katanya, Senin (30/8/2021).
Menurut Sapta, keberadaan Puskesmas Banguntapan III yang ada di Kalurahan Banguntapan sangat dibutuhkan. Mengingat jumlah penduduk di Kapanewon Banguntapan juga cukup banyak. Selain Puskesmas Banguntapan II dan Banguntapan I, Puskesmas Banguntapan III akan menjadi pelengkap dan pilihan warga yang hendak memeriksakan kesehatan mereka.
"Untuk rawat inap, kan ada Puskesmas Bangutapan II. Pembangunan Puskesmas Bangutapan III ini nantinya apakah akan dibarengi penambahan personel, nanti akan kami lihat lebih lanjut," jelas Sapta.
Baca juga: Membumikan Gerakan Warga yang Besar di Dunia Maya
Sapta mengungkapkan saat ini selain Puskesmas Banguntapan III, sejatinya ada beberapa puskesmas di Bantul yang butuh renovasi dan perluasan. Hanya saja, masih terkendala lahan.
"Salah satunya adalah Puskesmas Pundong. Tapi di sana, terkendala keterbatasan lahan. Padahal di sana satu-satunya dan melayani rawat inap.
Sementara Sekda Bantul Helmi Jamharis berharap dengan dibangunnya Puskesmas Banguntapan III, ke depan masalah akses bagi warga yang akan mendapatkan pelayanan akan teratasi. "Karena selama ini kan memang cukup sulit. Nantinya dengan gedung baru, kami berharap pelayanan juga lebih maksimal," harap Helmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hainan larang penjualan mobil bensin mulai 2030, target 45% EV. China uji coba elektrifikasi di provinsi kepulauan dengan insentif & kemandirian energi 54%.
BPS Kota Jogja menyatakan Sensus Ekonomi berjalan lancar tanpa penolakan. Pendataan mencakup usaha, pendapatan, aset, hingga ekonomi digital.
Kemenkes mencatat 59,6 juta peserta CKG hingga 5 Juli 2026. Program kini fokus pada pengobatan hipertensi dan diabetes melitus.
DPMKP2KB Gunungkidul mencatat 24 lurah petahana berpeluang maju di Pilur 2026. Pendaftaran bakal calon berlangsung 13-23 Juli 2026.
Badai dahsyat di Prancis menyebabkan 13.000 rumah masih mengalami pemadaman listrik, merusak permukiman, dan mengganggu transportasi.
KA Bandara YIA PSO melayani 865.187 penumpang sepanjang Januari-Juni 2026, didukung konektivitas antarmoda yang semakin terintegrasi.