Gandeng UGM, PDAM Sleman Uji Deteksi Kebocoran Pakai Satelit
PDAM Sleman jadi yang pertama di Indonesia uji teknologi satelit untuk deteksi kebocoran pipa. Kolaborasi dengan UGM dan perusahaan Korea.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Ruas jalan Tol Jogja-Solo maupun Jogja-Bawen yang masuk wilayah DIY, tidak dilengkapi dengan fasilitas rest area. Sebagai gantinya, Pemkab Sleman akan menyediakan Transit Multi Fungsi (TMF).
Keberadaan dua TMF ini, setidaknya akan dibangun di dua lokasi berbeda. Masing-masing untuk tol Jogja Solo dan Jogja Bawen. TMF ini merupakan sebuah kawasan multi fungsi yang di dalamnya terdiri dari pusat souvenir, tempat parkir, show room UKM, tourist information center, dan pusat kuliner.
"Di tol Jogja Solo maupun Jogja Bawen yang melewati DIY, disepakati tidak ada rest area di dalam tol. Sebagai pengganti rest area, kami rencanakan konsepnya transit multi fungsi (TMF)," kata Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman, Dona Saputra Ginting, Minggu (5/9/2021).
Baca juga: Libur Akhir Pekan, Malioboro Ramai Pengunjung
Lokasi TMF untuk Tol Jogja Solo berada di exit/entry Bokoharjo, Prambanan sementara untuk Tol Jogja Bawen, kata Dona, rencananya akan dibangun di exit/entry Banyurejo, Tempel. "Hanya saja, untuk yang di Banyurejo ini kami masih mencari bentuknya. Kemungkinan konsepnya seperti TMF juga," terang Dona.
Sesuai dengan namanya, terang Dona, keberadaan TMF ini nantinya akan memadukan rest area dengan wadah transit wisata di sekitar lokasi. Ini merupakan satu lokasi Integrated Tourism Master Plan (ITMP) di DIY. Di dalamnya juga terdapat plaza pusat showrom untuk UMKM lokal yang dikelola oleh masyarakat. Hal itu untuk mengakomodasi kegiatan ekonomi di sekitar exit tol.
"Misalnya untuk TMF di Bokoharjo yang dilibatkan nanti UMKM lokal dan kalurahan serta melibatkan TWC (Taman Wisata Candi) dan Pemkab," ujar Dona.
Baca juga: Pintu Masuk Parangtritis Disekat, Pengunjung Putar Balik
Terkait TMF ini, Kepala Bidang Tata Ruang Dispertaru Sleman Dwike Wijayanti mengatakan keberadaan TMF ini diharapkan dapat memicu kawasan tumbuh cepat untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Di TMF nantinya akan dilengkapi masjid, tempat parkir, hingga kios penjualan produk UMKM Sleman.
Untuk exit tol di Banyurejo, Tempel, katanya, bentuk kosep "rest area" yang akan dibangun masih dalam pembahasan. "Sebagai exit tol, diharapkan orang yang datang transit dulu di sana (TMF). Orang turun dari tol butuh bensin, snack atau kebutuhan dalam perjalanan bisa terpenuhi di sana sebelum melanjutkan perjalanan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Sleman jadi yang pertama di Indonesia uji teknologi satelit untuk deteksi kebocoran pipa. Kolaborasi dengan UGM dan perusahaan Korea.
Persib Bandung hadapi Sabah FC di Bali dengan 14 pemain absen. Igor Tolic istirahatkan 7 pemain Timnas, Danijel Loncar belum siap. Laga pertama Training Camp
Senam bersama menjadi salah satu rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan DIY dalam memperingati 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY.
Penelitian terbaru ungkap ChatGPT-4 mampu memprediksi kepribadian, pendapatan, hingga pendidikan manusia. Anehnya, pertanyaan berbasis astrologi buatan AI justr
Polda DIY menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembubaran paksa ibadah GMS di Sewon, Bantul setelah memeriksa 32 saksi.
Google Drive penuh padahal file sudah dihapus? Penyebabnya bisa karena file di Trash, e-mail Gmail, atau foto Google Photos yang menumpuk. Simak cara mengatasin