Polresta Sleman Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswa UAD
Polresta Sleman menyelidiki laporan dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan mahasiswa UAD saat KKN di Kabupaten Sleman.
Puluhan peserta Kaltana Tirtosari mendapatkan pendampingan program dari BPBD DIY bekerjasama dengan BPBD Bantul pada Kamis (9/9). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KRETEK - Rangkaian sosialisasi Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana) terus bergulir. Melalui program BPBD DIY bekerja sama dengan BPBD Bantul, warga Kalurahan Tirtosari, Kretek, didampingi dalam penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) dan Rencana Kontijensi Bencana.
Staf Pusdalops BPBD Bantul, Dimas Eka Fajar menerangkan bila pada saat ini para peserta Kaltana Tirtosari mengulas kembali RPB dan Rencana Kontijensi Bencana yang sebelumnya telah disusun bersama. "Untuk pertemuan hari ini me-review kembali RPB dan Rencana Kontijensi Bencana," katanya pada Kamis (9/9/2021).
BACA JUGA : BPBD DIY Beri Pelatihan Rukti Jenazah ke Satgas Kalurahan
"Agar teman-teman Kaltana Tirtosari bisa mengingat kembali FGD yang telah disepakati. Karena tuk mempersiapkan besok sudah ada gladi bersih, gladi kotor, dan gladi posko, terangnya.
Ditambahkan Dimas, sebelumnya Kalurahan Tirtosari belum memiliki RPB. Diharapkan setelah memiliki RPB, dokumen yang disusun bisa dimasukkan ke APBKal untuk penanggulangan bencana di Kalurahan. "Nanti kan tergantung dari Kalurahan masing-masing untuk ancaman bencana masing-masung itu apa," ujarnya.
Berdasarkan penjelasan Dimas, RPB Kalurahan Tirtosari mengarah ke beberapa bencana, mulai dari gempa bumi, banjir, pandemi, sampai kebakaran. "Sebelumnya kan belum ada RPB, kemudian ada program dari BPBD DIY bekerja sama dengan BPBD Bantul itu membantu penyusunan dokumennya itu," tandasnya.
Pendamping Kaltana Tirtosari sekaligus Staf Pusdalops BPBD Bantul, Nur Eta Efendi menerangkan karena pandemi gladi lapangan yang mengerahkan ratusan warga belum bisa dilakukan. Sebanyak 30 peserta Kaltana Tirtosari akan menjalani gladi posko, melakukan simulasi seoalah-olah tengah berhadapan dengan bencana.
"Kaltana ini kan outputnya dua, dokumen RPB dan dokumen Rencana Kontijensi. Untuk dokumen Rencana Kontijensi itu isinya ada SOP, ada kesepakatan di situ, ada struktur komandonya ketika nanti terjadi bencana. Dokumen Rencana Kontijensi itu yang digunakan sebagai acuan," ucapnya.
BACA JUGA : Tangani Covid-19, Personel BPBD DIY Kerja 24 Jam
Anggota FPRB Tirtosari yang merupakan salah satu peserta Kaltana Tirtosari, Tri Joko, mengaku senang akan adanya program ini. Adanya pendampingan penyusunan RPB dan Rencana Kontijensi membuat penanganan ancaman bencana ke depannya lebih terstruktur dan detail. Ancaman bencana tahunan yang kerap melanda desa adalah banjir luapan Sungai Kamijoro di musim hujan
"Bagus [pendampingan], di sini kalau pendampingan bencana sifatnya dadakan. Adanya RPB dan Rencana Kontijensi ini jadi lebih terstruktur, siapa yang ngurusin logistik dan sebagainya jadi lebih rinci," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menyelidiki laporan dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan mahasiswa UAD saat KKN di Kabupaten Sleman.
Eropa dinilai semakin bergantung pada LNG Amerika Serikat setelah menghentikan impor energi Rusia. Pangsa pasokan diperkirakan mencapai 80%.
AHY menegaskan Transit Oriented Development menjadi strategi membangun kota terintegrasi yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY memprediksi inflasi di DIY hingga akhir 2026 tetap terkendali dan berada dalam kisaran sasaran
Prabowo menjelaskan Prabowonomics sebagai arah kebijakan ekonomi yang berlandaskan Pasal 33 dan 34 UUD 1945.
Kemenkes mengingatkan bahaya adiksi digital bagi kesehatan jiwa remaja dan mengajak keluarga membatasi penggunaan gawai.