Quartararo Pilih Honda untuk MotoGP 2027, Bukan Ducati. Kenapa?
Fabio Quartararo menjelaskan alasan memilih Honda untuk MotoGP 2027 meski Ducati masih menjadi salah satu kekuatan utama.
Vaksinasi pedagang Pasar Bantul pada Rabu (9/6/2021). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul terus berupaya menggalakkan vaksinasi Covid-19. Data di Dinkes Bantul per 10 September 2021, dari 824.370 sasaran vaksin dosis pertama, terealisasi 41,19 persen (339.566 sasaran).
Sedangkan vaksin dosis kedua terealisasi 18.42 persen (151.831 sasaran). Untuk dosis ketiga (tenaga kesehatan) dari 8.297 sasaran, baru terealisasi 50.28 persen (4.172 sasaran).
Sementara cakupan vaksinasi untuk tenaga kesehatan dosis pertama mencapai 94.81 persen (7.866 sasaran) dan dosis kedua ada 90.49 persen (7.508 sasaran).
Baca juga: Dua Wilayah dengan Banyak Kafe di Bantul Jadi Fokus Pengawasan Prokes
Untuk vaksinasi pelayan publik, dari 62.403 sasaran, vaksin dosis pertama terealisasi 124,17 persen (77.483 sasaran) dan dosis kedua sebanyak 75,12 persen (46.875 sasaran).
Sementara capaian vaksinasi untuk lansia, dari 62.403 sasaran dosis pertama terealisasi 48.69 persen (59.732 sasaran) dan dosis kedua terealisasi 33,15 persen (40.667 sasaran).
Masyarakat rentan dari 123.099 sasaran, dosis pertama terealisasi 24.71 persen (30.418 sasaran) dan dosis kedua terealisasi 9.91 persen (11.041 sasaran). Untuk masyarakat umum dari 435.754 sasaran, dosis pertama terealisasi 32.82 persen (143.005) dan dosis kedua 9.91 persen (43.187 sasaran). Sedangkan remaja, dari 72.145 sasaran, dosis pertama terealisasi 29.18 persen (21.052 sasaran) dan dosis kedua terealisasi 3.54 persen (2.553 sasaran).
Baca juga: Antisipasi Kebakaran, Rutan Pajangan Gelar Simulasi Penanganan Bencana
Adapun stok vaksin yang ada, vaksin Sinovac masih ada 9.178 dosis, AstraZeneca 2.194 dosis, Moderna 4.158 dosis dan Sinopharm 702 dosis.
Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul Abednego Dani Nugroho mengatakan sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam upaya mengejar vaksinasi.
Sejauh ini pihaknya terus memaksimalkan upaya vaksinasi di wilayahnya untuk mengejar target Oktober selesai vaksin dosis pertama. Selain memaksimalkan keberadaan sentra vaksin, dan menggandeng TNI serta Polri untuk mempercepat vaksinasi, pihaknya juga memaksimalkan keberadaan vaksinasi angkringan.
“InsyaAllah target bisa tercapai. Saat ini kami terus berupaya mempercepat vaksinasi. Salah satunya adalah memaksimalkan vaksinasi angkringan yang kami gelar sore hari, dengan kuota 100 orang setiap harinya,” ucap Abed, Minggu (12/9/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fabio Quartararo menjelaskan alasan memilih Honda untuk MotoGP 2027 meski Ducati masih menjadi salah satu kekuatan utama.
Elon Musk investasi US$1 miliar di bisnis turbin gas saat xAI menghadapi gugatan polusi terkait penggunaan turbin untuk data center AI.
Persib menang 1-0 atas FC Seoul pada laga pembuka Grup E ACL Two 2026/2027 lewat gol cepat Julio Cesar.
Redmi Note 17 Pro Max 5G resmi di Indonesia dengan baterai 10.000 mAh, harga mulai Rp7,499 juta dan prapesan 16–24 September 2026.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Toyota Hiace menabrak truk di Tol Pemalang KM 306. Dua penumpang mengalami kaki terjepit dan dievakuasi tim SAR.