Prakiraan Cuaca DIY 26 September: Jogja Capai 34 Derajat
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 26 September 2026 didominasi berawan. Suhu Kota Jogja diprediksi mencapai 34 derajat Celsius.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X terkejut menyaksikan kerusakan lingkungan akibat penambangan di lereng Merapi. Sultan menilai aktivitas itu sebagai bentuk keserakahan yang hanya mementingkan uang tanpa memperhatikan lingkungan.
Sebelumnya Sultan mengamati sejumlah lokasi penambangan di Lereng Merapi. Dia didampingi GKR Hemas dan putri kedua mereka, GKR Condrokirono, serta cucu mereka, RM Gusti Lantika Marrel Suryokusumo, pada Sabtu (11/9/2021).
BACA JUGA: Serangan Monyet di Gunungkidul Sulit Terkendali, Senapan Tak Mempan
“Saya juga terkejut sebenarnya, saya tidak membayangkan kalau kerusakan [akibat tambang] sedemikian parah, biar pun itu digali 100 meter, tetap lava karena di Jogja lava semua,” kata Sultan HB X kepada wartawan di Kompleks Kepatihan, Senin (13/9/2021).
Penambangan itu tidak disertai reklamasi. HB X menilai tindakan itu sebagai bentuk keserakahan karena para penambang hanya mementingkan uang tanpa melihat dampak kerusakannya.
“Tetapi tanpa reklamasi dan sebagainya, kalau [saya melihat] itu yang dicari hanya duit saja, keserakahan yang saya maksud. Karena kalau melihat ke sana, luar biasa dalamnya. Berapa meter itu? Sampai 50 sampai 80 meter, iku tambang apa [itu menambang apa?], golek pasir ning [cari pasir tetapi] semua rusak,” ucapnya.
Menurutnya, penambangan di Merapi tidak pro terhadap lingkungan. Oleh karena itu semua titik penambangan harus ditutup dengan diportal agar tidak ada kendaraan yang bisa masuk. Sementara, lahan yang ditambang tersebut juga termasuk tanah Sultan Grond.
BACA JUGA: Sultan HB X Keberatan dengan Banyaknya Bus Wisata: Mau Bikin Jogja Merah Lagi?
“Ini jelas bagi saya tidak pro lingkungan, yang ditambang tanah SG juga, saya enggak boleh dan memang izin itu enggak ada, jadi saya tutup semua, 14 portal, titik."
Aktivitas penambangan itu berlangsung ilegal tanpa mengantongi perizinan. “Dasarnya tidak ada izin juga, yang menutup dari ESDM, sudah dilakukan [penutupan] kemarin. Jadi semuanya jumlahnya yang SG [penambangan di lahan SG] ada tujuh titik. Saya punya harapan dengan diportal itu kendaraan dan lain-lain tidak bisa masuk, di situ sudah ditulisi larangannya, semoga tidak dilakukan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 26 September 2026 didominasi berawan. Suhu Kota Jogja diprediksi mencapai 34 derajat Celsius.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.