Penumpang Emirates Kena Guyuran Air di Tengah Penerbangan
Air mengucur dari langit-langit pesawat Emirates EK123 rute Dubai-Istanbul. Maskapai menjelaskan penyebabnya adalah penumpukan kondensasi.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mengantisipasi kemungkinan melonjaknya kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayahnya.
Meski ada tren penurunan angka kasus DBD di 2021, kewaspadaan dan pemaksimakan pemberatasan sarang nyamuk serta berbagai upaya mencegah terjadinya DBD harus terus ditingkatkan.
Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Bantul Budi Nur Rochmah mengatakan sampai akhir September 2021, ada 156 kasus DBD di Bantul. Jumlah ini menurun cukup jauh dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.222 kasus.
Pada 2020, Dinkes Bantul mencatat 1.222 kasus DBD. Dari jumlah tersebut, empat orang meninggal, dari Kecamatan Sewon dengan 2 orang, 1 orang dari Banguntapan dan 1 dari Kasihan.
Sementara pada 2019, ada 1.323 kasus DBD di Bantul, dengan 4 orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara tahun 2018 ada 182 kasus tanpa kematian. Sedangkan 2017, ada 538 kasus dengan 2 kematian. Pada 2016 ada jumlah kasus DBD sebanyak 2.442 dengan angka kematian 4 orang.
"Memang tren ada penurunan, karena musim penghujan yang tidak tentu. Tapi, bisa juga underreporting ketutup tingginya kasus Covid-19. Untuk itu kami tetap meminta warga untuk terus waspada," katanya, Kamis (30/9/2021).
Budi berharap warga untuk memasifkan pemberantasan sarang nyamuk yakni melalui 3 M, menguras tempat-tempat yang menjadi perindukan nyamuk. Menutup rapat-rapat tempat penampungan air. Dan, memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
“Untuk fogging harap dilakukan sesuai dengan kebutuhan,” katanya.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinkes Bantul Sri Wahyu Joko Santoso mengungkapkan masih terus mengantisipasi perkembangan leptospirosis di wilayahnya. Sebab, meski angkanya cukup rendah, yakni 80 kasus dengan satu kematian, persoalan leptospirosis tidak boleh dianggap remeh.
“Sama seperti DBD, leptospirosis juga harus terus kami waspadai. Jangan sampai mengalami peningkatan. Untuk itu kami kampanyekan terus upaya pencegahannya," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Air mengucur dari langit-langit pesawat Emirates EK123 rute Dubai-Istanbul. Maskapai menjelaskan penyebabnya adalah penumpukan kondensasi.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Oktober 2026 tersedia di Sleman dan Bantul. Cek lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia ke lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan informasi tarif DAMRI dari YIA.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.