Tingkatkan Minat Baca, Denmark Hapus Pajak Buku
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Salah satu adegan dalam pertunjukan utama WJNC 2020 yakni pementasan lakon Babat Alas Mertani sebagai puncak HUT Kota Jogja ke 264. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, UMBULHARJO – Acara Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) ke-6 tahun 2021 menjadi contoh pertunjukan bauran. Selain berlangsung secara luring, acara ini juga terlaksana secara daring. WJNC merupakan acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-265 Kota Jogja pada 7 Oktober 2021.
Menurut Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, penyelenggaraan WJNC akan dikontrol dan diawasi dengan ketat. Pengisi acara serta kru yang mencapai 300 orang menerapkan prokes seperti memakai masker dan lainnya. Selain itu, para pengisi acara dan tamu undangan minimal vaksin dosis pertama. Sebelum acara juga seluruhnya harus tes swab antigen dengan hasil negatif.
BACA JUGA : Wayang Jogja Night Carnival 2021: Cara Bersyukur
Adapula penyiapan fasilitas cuci tangan yang dipastikan berfungsi dengan baik. Penerapan pembatasan kapasitas juga dilakukan untuk memastikan aturan jaga jarak dapat terpenuhi. Pengisi acara dan kru mendapat asuransi. Hal ini lantaran ada beberapa koreografi dengan gerakan yang cukup berbahaya.
“Seluruh aturan itu harus dilaksanakan. Tidak boleh ada permakluman sedikitpun. Semuanya harus terpenuhi dengan baik,” kata Haryadi, Jumat (1/10/2021).
Peringatan HUT Kota Jogja tahun ini merupakan yang kedua dalam kondisi pandemi Covid-19. Dengan tema Tanggap, Tanggon, dan Tuwuh, harapannya seluruh warga di Jogja bisa bangkit dari situasi pandemi.
Tanggap memiliki arti memiliki langkah atau respons yang cepat untuk beradaptasi dengan situasi yang juga bergerak dinamis. Tanggon dapat diartikan memiliki ketangguhan dan daya tahan yang baik dalam menghadapi keadaan yang tidak dapat diprediksi. Sementara Tuwuh memiliki arti kemampuan untuk terus hidup dan berkembang di segala situasi.
BACA JUGA : Wayang Jogja Night Carnival Digelar Secara Virtual
“Tema ini sesuai dengan kondisi pandemi yang masih harus dihadapi. Meski demikian, penanganan Covid-19 di Kota Jogja bisa dikatakan semakin baik, cakupan vaksinasi bahkan bisa 100 persen tepat pada HUT Kota Jogja,” kata Haryadi.
Di samping WJNC, rangkaian peringatan HUT Kota Jogja yang bisa dinikmati masyarakat secara daring yaitu dekorasi arsip foto, dan festival permainan rakyat. Kedua acara tersebut bisa dinikmati secara daring melalui YouTube Pemkot Jogja pada 3 Oktober dan 5 Oktober.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Program Beasiswa Santri Jateng 2026 masih dibuka hingga Juli. Pendaftar sudah mencapai 825 santri untuk studi dalam dan luar negeri.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Minggu malam. BPPTKG minta warga tetap waspada.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.