Puskesmas Wonosari 2 Bersiap Tempati Bekas Kantor Dinkes
Dinas Kesehatan Gunungkidul akan menempati gedung baru di kompleks kantor Pemkab terpadu sehingga gedung lama dipergunakan layanan Puskesmas Wonosari 2.
Foto ilustrasi. /Antara Foto-Irwansyah Putra
Harianjogja.com, WONOSARI – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul mengimbau peserta CPNS atau Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CP3K) untuk mewaspadai penipuan berkedok rekrutmen Aparatus Sipil Negara (ASN). Upaya antisipasi sudah dilakukan dengan melampirkan imbauan di setiap pengumuman dalam tahapan seleksi ASN.
Sekretaris BKPP Gunungkidul, Reni Linawati memastikan hingga sekarang belum ada laporan korban berkaitan dengan penipuan berkedok rekrutmen ASN di Bumi Handayani. Meski demikian, ia meminta kepada peserta untuk berhati-hati karena saat rekrtumen ada oknum yang tak bertanggungjawab menggunakan kesempatan ini untuk keuntungan pribadi.
“Hati-hati agar tidak menjadi korban penipuan dengan modus bisa membantu menjadikan ASN dengan meminta imbalan,” katanya, Minggu (3/10/2021).
Menurut dia, proses seleksi langsung diurusi tim dari Pemerintah Pusat. Adapun kelulusan sangat bergantung pada usaha dari masing-masing peserta. “Jangan percaya karena tidak ada yang dapat menolong untuk menjadi ASN selain diri sendiri dengan lolos di setiap tahapan seleksi,” katanya.
Untuk antisipasi, Reni mengaku sudah membuat imbauan di setiap pengumuman dalam tahapan eleksi. Isi dari imbauan meminta kepada peserta mewaspadai praktik-praktik penipuan dengan modus rekrutmen ASN.
Kepala Bidang Formasi dan Data Pegawai, BKPP Gunungkidul, Agus Sumaryono mengatakan, untuk Seleksi Kompetensi Bidang CPNS sudah dilaksanakan di pertengahan Agustus lalu. Hingga sekarang masih menunggu hasil seleksi peserta yang lolos dalam tes ini.
“Masih menunggu karena memang tes masih berlangsung di seluruh Indonesia dan baru berakhir pada 9 Oktober mendatang. Jadi, kemungkinan hasil yang lolos diumumkan setelah tes berakhir,” katanya.
Oleh karenanya, Agus belum bisa memastikan terkait dengan pelaksanaan tes seleksi kompetensi bidang juga masih menunggu pengumuman dari tim panitia seleksi nasional.
Menurut dia, untuk rekrutmen ASN tidak hanya melalui jalur CPNS. Pasalnya, pemkab juga mendapatkan kuota sebanyak 57 formasi untuk rekrumen CP3K non guru. Rencananya, seleksi kompetensi dasar dilaksanakan di Oktober ini.
“Sebenarnya ada juga rekrutmen P3K guru, tapi kami tidak membantu mengurusinya. Sedangkan tugas kami hanya membantu untuk CPNS dan CP3K non guru,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul akan menempati gedung baru di kompleks kantor Pemkab terpadu sehingga gedung lama dipergunakan layanan Puskesmas Wonosari 2.
Toy Story 5 dikabarkan menembus pendapatan global lebih dari USD1 miliar dan menjadi salah satu film terlaris 2026. Kesuksesan ini memperpanjang rekor waralaba
Ibu dan dua anak di Wates, Kulonprogo, tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang saat mengendarai sepeda motor. Ketiganya dilarikan ke RSUD Wates.
DPR AS melalui Jamie Raskin membuka penyelidikan terhadap FIFA dan hubungan Gianni Infantino dengan Presiden Donald Trump. FIFA diminta menyerahkan sejumlah dok
Job Fair Bantul 2026 akan digelar pada 6-7 Agustus di Stadion Sultan Agung. Sebanyak 15 perusahaan membuka sekitar 1.000 lowongan kerja dengan target 750 pencar
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium