Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Mumtaz Rais/Instagram @mumtaz.rais
Harianjogja.com, SLEMAN--Politikus Golkar asal DIY, Gandung Pardiman, menanggapi video Ketua DPP PAN Bidang Pengembangan Organisasi dan Keanggotan (POK), Mumtaz Rais, yang meminta dukungan Gus Miftah menjelang Pemilu 2021. Gandung mendoakan anak Amien Rais itu tidak stres.
Gandung meminta khalayak tidak menggubris video tersebut. Ia justru mendoakan Mumtaz agar tetap sehat, baik jiwa maupun raganya. "Saya hanya mendoakan mudah-mudahan sehat jiwa, sehat raga tidak kena penyakit stres," kata Gandung saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Jumat (8/10/2021).
Mumtaz membuat video yang ditujukan kepada Pengasuh Ponpes Ora Aji, Kalasan, Gus Miftah. Mumtaz meminta dukungan Gus Miftah dan jemaah kinthiliyah (sebutan untuk jemaah dakwah Gus Miftah) agar mendukungnya dalam Pemilu 2024.
Mumtaz yang menyebut dirinya Bang Jago berkata akan memberikan bantuan sebesar Rp100 juta ke Ponpes Ora Aji. "Bang Jago enggak banyak bicara. Bang Jago langsung aksi bukan teori. Menyumbang uang tunai sebesar Rp100 juta rupiah untuk semua Kinthiliyah," kata Mumtaz dalam videonya.
Ia pun menyebut agar jemaah Gus Miftah tidak memilih calon lainnya (untuk DPR RI Dapil DIY) pada Pemilu 2024 mendatang. "Gus, ingat Pemilu 2024. Jangan jual DPR RI dari partai lain. Tunggal, Mumtaz Rais! Jangan Kamto (PKB), jangan Kamta (PKS), jangan Mbah Badri (NasDem), jangan Gandung (Golkar), jangan yang lain-lain," kata Mumtaz.
Gandung mendapat informasi kalau Mumtaz hanya guyon, tetapi anggota Komisi VII DPR RI itu menyerahkan permasalahan Mumtaz tersebut kepada Tuhan.
"Ya biar dihukum sama Gusti Allah. Namanya politik itu seni mengelola orang banyak. Kalau mengelola keluarga saja tidak bisa mau terjun politik jangan coba-coba," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.