Mabes TNI Pantau TMMD ke-130 di Bantul, Ini Progres Pembangunan
Mabes TNI memantau TMMD ke-130 di Bantul. Progres pembangunan talut mencapai 55%, cor beton 65%, serta jalan dan gorong-gorong 85%.
PKL Jalan Jenderal Sudirman menggelar syukuran dengan memotong tumpeng sebagai tanda relokasi di tempat baru yang disediakan di Jalan Sam Ratulangi, Gondokusuman belum lama ini-Dok. Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA-- Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kaki Lima Yogyakarta (PPKLY) bakal mulai menempati lokasi baru di Jalan Sam Ratulangi seiring dimulainya revitalisasi lanjutan di kawasan itu. Tempat relokasi pedagang kini tinggal tahap penyelesaian taman dan dipastikan siap digunakan dalam waktu dekat.
Ketua PPKLY, Wawan Suhendra mengatakan, pedagang sudah bisa pindah dan mulai berjualan di lokasi baru yang disiapkan Pemkot Jogja dan Kemantren Gondokusuman di Jalan Sam Ratulangi. Tempat relokasi sudah ditandai dengan garis biru dan sekat pembatasantar pedagang. Pindahnya pedagang juga dikarenakan pembongkaran trotoar di Jalan Jenderal Sudirman sudah mulai dilakukan.
"Informasinya pekan depan sudah ada pembongkaran trotoar. Sehingga kepastian ini yang kami harapkan agar pedagang bisa bersiap untuk pindah," kata Wawan, Minggu (17/10/2021).
Dia menjelaskan, nantinya tiap pedagang mendapat luas lahan berjualan sekitar tiga meter persegi. Pedagang akan menempati trotoar di Jalan Sam Ratulangi baik sisi barat maupun sisi timur. "Nanti kita pakai tenda untuk berjualan. Kemungkinan akan ada bantuan dari instansi lain untuk penyediaan tenda. Tapi kami minta pedagang sudah menyiapkan dulu," kata dia.
Wawan menyebut, sedikitnya 46 pedagang PPKLY yang terdampak revitalisasi lanjutan Jalan Jenderal Sudirman direlokasi di dua tempat. Sebanyak 35 pedagang pindah di Jalan Sam Ratulangi, sementara 11 lainnya bakal menempati lokasi baru di Jalan Dr Wahidin. "Nanti 11 pedagang di Jalan Dr Wahidin. Sekarang lokasi masih diperbaiki," katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja, Hari Setyawacana mengatakan, pembangunan tempat relokasi di Jalan Sam Ratulangi memang belum mencapai 100 persen. Namun, pedagang sudah bisa menempati lokasi itu sembari penyelesaian tahap akhir.
"Untuk di timur jalan hanya sebagian saja nanti yang digunakan pedagang. Kalau di barat trotoar yang digunakan sepanjang jalan dengan tanda biru yang sudah kami sediakan," kata dia.
BACA JUGA: Jadi Tersangka Korupsi, Putra Alex Noerdin Diduga Terima Fee Rp2,6 Miliar
Sementara, proyek revitalisasi lanjutan pedestrian Jalan Sudirman disebut dia sudah mencapai 20 persen. Saat ini, pengerjaan memasuki tahap pembongkaran tanaman di sisi selatan dan pembongkaran trotoar di utara jalan. Pemkot Jogja menargetkan agar revitalisasi rampung pada Desember 2021 ini.
"Sejauh ini sudah 20 persen berjalan pembangunannya. Pertama kami tata dulu tanaman yang ada di utara dan selatan jalan, termasuk trotoar di utara jalan telah kami bongkar," kata Hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mabes TNI memantau TMMD ke-130 di Bantul. Progres pembangunan talut mencapai 55%, cor beton 65%, serta jalan dan gorong-gorong 85%.
Yusril menyebut Prabowo mengetahui dugaan penyadapan ilegal terhadap dirinya setelah menerima laporan Kapolri.
Simak jadwal perpanjangan SIM Sleman November 2026 melalui MPP, SIM Keliling malam di SCH, SIMMADE, dan Satpas beserta syaratnya.
Yusril Ihza Mahendra memastikan pemerintah mengevaluasi aturan penyadapan menyusul kasus dugaan penyadapan ilegal yang melibatkan tiga personel Polri.
Pemda DIY mengusulkan perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah, termasuk penyesuaian tarif untuk mengoptimalkan PAD dan biaya layanan.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.