Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Mobil tangki air milik BPBD Gunungkidul saat meyalurkan bantuan kepada warga di Dusun Kwarasan Kulon, Kedungkeris, Nglipar, beberapa waktu lalu./Ist- dok BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–BPBD Gunungkidul menghentikan program distribusi (droping) air bersih sejak Selasa (19/10/2021) karena anggaran telah habis. Total tangki yang diberikan kepada masyarakat hingga pelaksanaan droping terakhir mencapai 2.313.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki mengatakan penyaluran air bersih di tahun ini mendapatkan alokasi sekitar Rp700 juta. Dana itu dipergunakan untuk menyalurkan 2.200 tangki bagi warga di 13 kapanewon di Gunungkidul.
“Semua sudah kami salurkan dan penyaluran terakhir dilaksanakan kemarin [Selasa 19/10],” kata Edy, Rabu (20/10/2021).
Menurut dia, penyaluran air bersih tidak hanya dilakukan melalui pos anggaran dari APBD. Tahun ini juga ada bantuan dari pihak ketiga sebanyak 113 tangki. “Jadi kalau diakumulasikan bantuan yang disalurkan melalui BPBD ada 2.313 tangki air bersih,” katanya.
Edy mengakui masih menunggu perkembangan dari musim hujan dengan memantau perkembangan cuaca dalam kurun waktu beberapa hari ke depan. Meski demikian, sambung dia, BPBD juga menyiapkan skema untuk mengakses pos belanja tak terduga (BTT) guna melanjutkan penyaluran air bersih ke masyarakat.
“Tentunya akan kami lihat dulu perkembangan hujan seperti apa. Kalau belum merata dan intensitasnya masih kecil, maka droping masih bisa dilanjutkan,” ungkapnya.
Menurut dia, jika droping dilanjutkan dengan mengakses BTT, status kekeringan di Gunungkidul akan ditingkatkan dari siaga darurat menjadi tanggap darurat. “Sesuai aturan kami harus meningkatkan status kekeringan agar dana BTT bisa dicairkan,” katanya.
Panewu Anom Girisubo Arif Yahya mengatakan kapanewon tahun ini mengalokasikan anggaran sekitar Rp90 juta untuk droping mandiri. Proses droping masih berjalan dan diperkirakan pada minggu ini anggaran yang dimiliki sudah habis untuk penyaluran. “Targetnya 400 tangki dan minggu ini akan berakhir penyalurannya ke masyarakat karena dana yang dimiliki telah habis,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.