Geopark Gunungsewu Akan Dinilai Lagi UNESCO, Ini Persiapan Gunungkidul
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Ilustrasi sapi/Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Nasib apes dialami Winar Wakidi, 50, warga Dusun Ngepoh, Banjarejo, Tanjungsari. Akibat kebakaran kandang, ia kehilangan dua sapi peliharaan.
Peristiwa ini diketahui pada Rabu (20/10/2021) pagi. Lokasi kandang yang berada di ladang membuat warga tidak tahu persis kejadian ini. Pemilik baru tahu saat dikabari warga yang mencari rumput di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Tanjungsari, Iptu Wawan Anggoro, mengatakan sudah mendatangi lokasi untuk mengecek kebakaran kandang milik Wakidi. Pemilik harus menanggung kerugian hingga puluhan juta rupiah karena dua sapinya mati terbakar.
“Tahu-tahu ada yang melihat dari kandang muncul kepulan asap. Setelah dicek, ada kebakaran dan dua ekor sapi di kandang mati terbakar,” kata Wawan kepada wartawan, Rabu.
Diduga peristiwa kebakaran terjadi karena pemilik lupa mematikan kayu yang dibakar pada Selasa (19/10/2021) sore. Wakidi membakar kayu untuk mengusir serangga di sekitar kandang. Namun, saat pulang dia tidak mematikan api.
“Kalau membakar sampah atau kayu, harus dipastikan dahulu api benar-benar mati,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.