SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Pengunjung mengunjungi Stand Kabupaten Sleman di acara Apkasi Otonomi Expo 2018, Minggu (8/7/2018).Ist/Humas pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman akan menggelar Koperasi dan UMKM Expo pada 28-31 Oktober mendatang di Atrium Hartono Mall. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Koperasi Indonesia ke 74 tahun ini.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi-UKM (Dinkop-UKM) Sleman Teguh Budiyanta mengatakan kegiatan Koperasi dan UMKM Expo 2021 akan menampilkan berbagai produk dari pelaku usaha koperasi dan UMKM. Tidak hanya produk, pada expo tahun ini juga disiapkan potensi dan peluang bisnis yang bisa ditangkap oleh masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan wahana strategis untuk menfasilitasi interaksi bisnis secara langsung khususnya antara pelaku usaha koperasi dan UMKM dengan masyarakat," jelas Teguh, Selasa (26/10/2021).
BACA JUGA: Terancam Digusur Pemerintah, Warga Bantaran Kali Code Protes
Dia mengatakan, tema yang diambil pada expo tahun ini adalah "Mewirausahalan Koperasi dan Mengkoperasikan Wirausaha". Tema tersebut, katanya, selaras dengan upaya pemerintah untuk menguatkan dan memberdayakan Koperasi dan UMKM di Sleman.
Penguatan dan pemberdayaan Koperasi dan UKM merupakan amanat UU No.11/2020 tentang Cipta Kerja dan PP No.7/2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. "Hal ini dimaksudkan untuk mendorong koperasi dan UMKM untuk lebih maju dan berkembang," katanya.
Dijelaskan Teguh, pameran produk koperasi dan UMKM tersebut akan disediakan 54 stand. Masing-masing diikuti oleh 19 koperasi, 57 UMKM, dan 3 BUMD. Produk yang dipamerkan antara lain kerajinan, fashion, kuliner, flora, dan aneka jasa serta berbagai kegiatan lainnya. "Kegiatan ini sebenarnya sempat sebelumnya tertunda dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 pada Juli lalu yang meningkat," katanya.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo berharap Dinkop dan UKM mampu menjadi salah satu motor penggerak perekonomian di Sleman. Langkah yang harus ditempuh dengan cara terus berinovasi serta menjalin kerjasama dengan instansi lain untuk membina dan mendampingi koperasi dan UKM.
"Ini penting mengingat pandemi Covid-19 sekarang ini telah menghantam sejumlah sektor perekonomian masyarakat, salah satunya UMKM. Sehingga kegiatan ekonomi berbasis UMKM bisa menjadi solusi alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup dan untuk menjamin kelangsungan kehidupannya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.
Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh. John Herdman berpeluang memakai 3-4-3 untuk mengejar kemenangan dengan selisih gol.
Harta Listyo Sigit dalam LHKPN 2025 mencapai Rp15,34 miliar. Simak rincian tanah, kendaraan, kas, harta bergerak, dan utangnya.
Profil Nurisa Dian Ashrifah, pemanah Indonesia peraih emas Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Cojuangco 139-137