Prabowo dan Narendra Modi Disambut Antusias Pelajar dan Warga Sleman
Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi disambut ratusan pelajar dan warga di Sleman saat menuju Candi Prambanan, Rabu.
Foto ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah calon pekerja migran Indonesia masih tertahan keberangkatannya. Alasannya masih banyak negara tujuan yang belum dibuka untuk pemberangkatan pekerja migran.
Sekretaris Disnakertrans Bantul, Istirul Widilastuti menyampaikan sejak 2020 sejumlah calon pekerja migran Indonesia asal Bantul masih belum bisa berangkat di pengujung tahun 2021. Mayoritas mereka memiliki tujuan utama keberangkatan ke Malaysia dan Korea.
"Kalau terkait dengan pemberangkatan dari pandemi 2020 sampai 2021 ini khususnya di tujuan PMI di paling besar ada di Malaysia dan Korea itu belum memberangkatkan. Masih tertahan, pemerintah menunggu kondisi membaik dulu," tuturnya pada Selasa (26/10/2021).
Selain melihat kondisi perkembangan kasus Covid-19, Istirul juga masih menunggu izin untuk memberangkatkan calon pekerja migran ke dua Korea dan Malaysia. Dua tujuan tersebut memang jadi sasaran utama pekerja migran Bantul.
Baca juga: Mau Lompat Jembatan Kretek karena Putus Cinta, Pemuda Godean Diamankan Polisi
"Sementara mereka kemarin baru dalam tahapan seleksi. Sedang menunggu pemberangkatan saja. Kalau suasana sudah baik, mungkin akan ada pemberitahuan untuk bisa memberangkatkan," tambahnya.
Istirul mencatat baru lima pekerja migran Indonesia asal Bantul berangkat tahun ini. Kelimanya berangkat menuju Polandia yang telah menerima pekerja migran asal Indonesia. "Pekerja migran Indonesia yang melalui penempatan kerja luar negeri antar kerja antar negara yang melalaui BP2MI yang dbererangkatkan lima orang ke Polandia," tandasnya
Padahal bila kondisi normal, biasanya ribuan pekerja migran asal Bantul bisa diberangkatkan di berbagai tujuan. "Yang ke Malaysia saja bisa ratusan orang," ungkapnya.
Kabar yang cukup baik muncul dari penyaluran kerja antar daerah di Indonesia. Istirul menjelaskan untuk penyaluran kerja antar daerah kemungkinan akan dibuka. Saat ini juga telah banyak calon pekerja yang masuk pada tahap seleksi. "Yang ke Batam kemarin sudah sekitar 80 orang dan sudah nunggu keberangkatan saja pekan depan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi disambut ratusan pelajar dan warga di Sleman saat menuju Candi Prambanan, Rabu.
VW Group pangkas 50% model mobil global sebelum 2030. ID. Buzz, Taigo, ID.5 terancam. Simak dampaknya untuk pasar Indonesia di sini.
Alexander Sorloth dihujat fans Norwegia usai enggan umpan ke Haaland di Piala Dunia 2026. Norwegia kalah 1-2 dari Inggris dan tersingkir.
66 kursi SMP negeri di Sleman masih kosong setelah daftar ulang SPMB selesai. Disdik menyebut formasi kosong tak bisa langsung diisi karena juknis.
Seks saat haid disebut aman dari kehamilan, faktanya tidak selalu benar. Simak penjelasan medis tentang ovulasi dini dan risiko yang mengintai.
Konten Instagram tak muncul di Explore? Simak penyebab reach turun, tanda pembatasan distribusi, dan penjelasan resmi Meta.