APBD DIY 2027 Disiapkan Rp4,93 Triliun, Fokus pada Tiga Hal Ini
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat melihat berbagai produk yang dipamerkan dalam Koperasi-UMKM Ekspo di Hartono Mall, Kamis (28/10/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Koperasi-UKM Sleman menggelar Koperasi dan UMKM Expo, Kamis-Minggu (28-31/10/2021) di Atrium Hartono Mall. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Koperasi Indonesia.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengapresiasi kegiatan yang sebelumnya tertunda karena adanya kenaikan kasus Covid 19. "Kegiatan ini merupakan upaya yang sangat membantu UMKM di Sleman dalam mempromosikan produk yang dihasilkan," katanya seusai membuka Koperasi dan UMKM Expo di Atrium Hartono Mall, Kamis sore.
Kustini menilai kegiatan ini merupakan bentuk kegotongroyongan dan sinergi dari semua pihak untuk membangkitkan dinamika usaha UMKM. "Kegiatan ini menunjukkan kepada khalayak luas bahwa di Sleman masih ada UMKM yang mampu menjaga keberlangsungan usahanya, terutama di tengah pandemi Covid 19," kata Kustini.
Kustini juga mengingatkan agar penyelenggaraan pameran tetap menerapkan protokol kesehatan agar kasus Covid-19 di Sleman tidak meningkat dan status PPKM Level 2 tidak kembali naik. "Apalagi cakupan vaksinasi di Sleman dosis pertama sudah mencapai 85 persen dan dosis kedua 65 persen. Jadi jangan lengah menerapkan prokes," katanya.
Sekretaris Dinas Koperasi-UKM Sleman, Endah Sri Widiastuti mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mempromosikan koperasi dan UMKM, menyosialisasikan koperasi untuk penguatan kelembagaan serta memberikan wadah interaksi bisnis bagi pelaku UMKM baik secara online maupun offline. Kegiatan offline digelar 28 hingga 31 Oktober dan kegiatan online akan digelar hingga akhir Desember.
"Kami mengangkat tema Mewirausahakan Koperasi dan Mengkoperasikan Wirausaha yang selaras dengan upaya pemerintah untuk menguatkan dan memberdayakan koperasi dan UMKM. Tema ini juga bertujuan untuk mendorong dan memperkuat koperasi dan UMKM untuk menghadapi persaingan pasar," katanya.
Dalam ekspo tersebut terdapat 54 stan terdiri dari 19 koperasi, 57 UMKM dan tiga BUMD. Produk yang dipamerkan antara lain kerajinan, fesyen, kuliner, flora, dan aneka jasa serta berbagai kegiatan lainnya. Dinas juga menyediakan ruang konsultasi usaha bagi pelaku UMKM termasuk menfasilitasi pengurusan nomor induk berusaha (NIB) untuk usaha mikro.
Selama pameran digelar berbagai talkshow, aneka lomba, cooking class dan lainnya. "Kami juga menggelar pemilihan Duta Koperasi dan pemberian penghargaan kepada koperasi berprestasi di Sleman. Selain itu, ada pemberian kredit nol persen tanpa agunan bagi 200 pelaku UMKM dari Bank Sleman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Timnas Indonesia memulai perjuangan di Piala AFF 2026 melawan Kamboja sebelum menghadapi Vietnam dan Singapura. Simak jadwal lengkap serta peluang Garuda lolos
Fabio Quartararo resmi ke Honda HRC dengan kontrak 2 musim! Juara dunia 2021 ini gantikan Joan Mir dan siap hadapi era 850cc MotoGP. Simak selengkapnya.
Istana Kepresidenan menegaskan Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih meski evaluasi terus berjalan.
Final Piala AFF 2026: Timnas putri Indonesia vs Laos di Kuala Lumpur, Rabu 22 Juli pukul 19.45 WIB. Indonesia incar gelar kedua, Laos debut final.
Menjaga bumi tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, cukup dengan menanam satu pohon yang kelak memberi kehidupan bagi banyak orang