Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Penyandang disabilitas mendapatkan vaksin Covid-19. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji meminta masyarakat untuk tidak pilih-pilih jenis vaksin yang akan disuntikan ke dalam tubuh karena semua vaksin Covid-19 memiliki fungsi yang sama dan hanya beda merek.
“Tentu kami sosialisasikan ke masyarakat bahwa vaksin semua punya fungsi sama hanya beda- beda mereknya tapi sisi kemanfaatannya sebetulnya sama. Semuanya sudah diuji coba dan aman bagi setiap orang, tidak perlu pilih-pilih vaksin,” kata Baskara Aji, Jumat (29/10/2021)
Menurut dia, jika vaksin Covid-19 memiliki efek samping dalam tubuh bertanda vaksin tersebut bekerja atau bereaksi dalam tubuh sehingga tidak perlu dikhawatirkan.
Dinas Kesehatan DIY khawatir target capaian vaksinasi dosis pertama 100% di akhir November mendatang tidak tercapai. Demikian juga target vaksinasi dosis kedua pada akhir tahun ini. Sebab ada kecendrungan masyarakat saat ini pilih-pilih merek vaksin yang akan disuntikan ke tubuh sehingga menurunkan capaian vaksinasi harian.
“Belakangan ini kami sampaikan vaksinasi harian tidak sampai satu persen penambahannnya baik dosis satu maupun dosis dua. Ada beberapa hal alasannya. Sekarang masyarakat ada kecendurungan tidak mau dengan vaksin yang punya KIPI [kejadian ikutan pasca imunisasi] berat atau melelahkan,” kata Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastuti, dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Daerah Triwulan III pada Kamis (28/10) lalu yang diunggah di laman Youtube Pemda DIY.
Dia berharap masyarakat tidak memilih-milih jenis vaksin dan mau disuntik jenis vaksin apa saja sesuai dengan yang tersedia di pemerintah kabupaten dan kota. Selain itu masih ada juga masyarakat yang perlu diedukasi lebih intens agar mau divaksin untuk mempercepat herd immunity atau kekebalan kelompok.
Saat ini capaian vaksinasi secara umum di DIY sudah di atas 92% untuk dosis pertama atau sekitar 2,6 juta warga yang menjalani vaksinasi. Sedangkan untuk dosis kedua adalah sekitar 70 persen. Artinya sudah ada 1,9 juta warga yang menuntaskan vaksinasi Covid-19.
Secara umum vaksinasi untuk keseluruhan DIY sudah mencapai target melebihi angka 80%, “Tapi ada daerah tertentu yang belum mencapai 80%,” kata Pembajun. Pihaknya meminta semua pihak terutama pemerintah kabupaten dan kota, organisasi perangkat daerah (OPD) berupaya untuk mempercepat capaian vaksinasi.
“Semoga di bulan November dosis pertama bisa seratus persen. Kami mohon bantuan bupati dan walikota untuk berkenan memberikan bantuannya untuk kegiatan vaksinasi ini,” ucap Pembajun.
BACA JUGA: Baru 10 Persen Industri Wisata di DIY Kantongi PeduliLindungi
Ketua Tim Percepatan Vaksinasi DIY, Sumadi, sebelumnya mengatakan upaya percepatan vaksinasi terus dilakukan oleh Pemda DIY, pemerintah kabupaten dan kota, TNI-Polri, dan sejumlah lembaga milik pemerintah maupun swasta, bahkan upaya vaksinasi jemput bola bagi lansia dan difabel yang kesulitan mobilitas juga dilakukan.
Sumadi juga sempat menyebut masih ada warga DIY yang menolak vaksin, namun jumlahnya tidak banyak. “Mereka [yang menolak vaksin] selama ini dari hasil analisis kita termakan berita yang tidak benar, kita luruskan lagi. Terutama kaum-kaum yang masih belum mengerti sepenuhnya tentang vaksin itu,” kata Sumadi, beberapa waktu lalu.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan capaian vaksinasi sampai 28 Oktober 2021 sebanyak 92,43% dari total sasaran vaksinasi Covid-19 sebanyak 2.879.699 orang. Di Jogja sudah 100% dari total sasaran, Sleman 85,81%, Kulonprogo 85,03%. Hanya Bantul dan Gunungkidul yang belum mencapai 80%. Bantul capaian baru 77,23% dan Gunungkidul 74,20%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Jadwal KSPN Jogja 14 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 14 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta rincian biaya resminya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 14 September 2026, lengkap dengan lokasi pelayanan dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Keluarga korban Kapal Virgo Transport 8 menanti kabar di Surabaya. Ada yang masih mencari anggota keluarga, ada pula yang mendapat kabar selamat.