Astra Women Network 2026: Dari Pemberdayaan Menuju Dampak Nyata
semangat Astra bahwa pemberdayaan perempuan tidak berhenti pada terbukanya kesempatan untuk berkembang, tetapi melalui kontribusi dan dampak nyata
Sejumlah pengunjung mendatangi lokasi pameran produk usaha mikro dan kecil (UMK) yang diselenggarakan Dinas Perdagangan Kota Jogja di Malioboro Mall, belum lama ini. (ist/Dinas Perdagangan Kota Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA—Untuk membangkitkan geliat perekonomian masyarakat, Dinas Perdagangan Kota Jogja akan menggelar pameran produk dari pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).
Temanya adalah UMK Jogja Bangkit Tanggap Tanggon Tuwuh, ada sekitar 80 UMK yang akan terlibat. Seluruh UMK akan terbagi di Malioboro Mall pada 1-7 November 2021. Sementara lainnya akan menggelar produknya di Galeria Mall pada 8-14 November 2021. Adapun jenis barang seperti batik, lurik, eco print, border, kulit, perak, home décor, assesories, makanan, oleh-oleh, serta kerajinan khas Kota Jogja.
Tema yang selaras dengan Hari Ulang Tahun ke-265 Kota Jogja bermakna Tanggap, sebagai upaya kecepatan dalam beradaptasi dengan situasi yang terus berkembang. Tanggon berarti tangguh dan kokoh walau situasi tidak menentu, namun tetap kuat dan tidak menyerah. Tuwuh berarti kemampuan untuk terus hidup dan berkembang apapun kondisinya.
Menurut Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja, Yunianto Dwisutono, penanganan Covid-19 tidak lepas dari upaya pemulihan perekonomian. Hal ini lantaran pandemi menyebabkan penurunan berbagai aktivitas perekonomian masyarakat.
“Untuk itu perlu dilakukan pelaksanaan kebijakan serta langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi dampak Covid-19 di Kota Jogja,” kata Yunianto, Kamis (28/10).
Dengan adanya pameran ini, pelaku UMK mendapat kesempatan dan fasilitasi untuk memasarkan kembali produk-produknya. Lantaran masih dalam kondisi pandemi, maka pelaksanaan menggunakan protokol kesehatan ketat.
“Pengunjung dan peserta pameran menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dalam setiap aktivitas selama kegiatan berlangsung,” kata Yunianto.
Menurut Kepala Bidang Bimbingan Usaha Promosi dan Kemitraan Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Jogja, Benedik Cahyo Santosa, setelah acara ini harapannya UMK mampu bersinergi untuk meningkatkan daya saing produknya.
“Selain itu, UMK bisa termotivasi untuk pengembangan maupun diversifikasi produk, mengembangkan akses pasar, serta meningkatkan kesejahteraannya,” kata Benedik.
Bagi para pelaku UMK yang sempat terdampak pandemi Covid-19, diharapkan bisa perlahan bangkit dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dengan keselarasan pemulihan ekonomi dan protokol kesehatan yang ketat, harapannya tidak ada peningkatan kasus apalagi muncul klaster baru. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
semangat Astra bahwa pemberdayaan perempuan tidak berhenti pada terbukanya kesempatan untuk berkembang, tetapi melalui kontribusi dan dampak nyata
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.